Connect With Us

100 Satgas Usir Asongan di Bandara

| Senin, 1 Maret 2010 | 15:15

Gunadi ditangkap petugas keamanan bandara karena berjualan parfum di terminal I Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (tangerangnews / dens)

TANGERANGNEWS-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II menyiapkan 100 Satuan Tugas Peduli Bandara  untuk mengusir pedagang asongan, porter liar, pemulung dan taksi liar yang merusak ketertiban. Satgas yang diambil dari serikat pekerja itu diterjunkan untuk memerangi pelanggaran yang meresahkan penumpang.
 
Kepala Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta Hariyanto mengatakan, Satgas tersebut bekerjasama dengan petugas sekurity dan petugas dari Polres Khusus Bandara. Fungsinya, kata Hariyanto, tidak akan menggerser petugas sekurity tetapi justru membantunya. “Karena yang mengenali siapa asongan dan siapa porter adalah pegawai itu sendiri yang ada di setiap terminal, “ jelas Hariyanto,siang ini.
 
Cara tersebut menurutnya, akan efektif untuk menekan jumlah porter dan pedagang asongan yang tidak disebutkan angkanya.
 
Sebab, para Satgas ini tidak melakukan penangkapan melainkan pengusiran. Jika tetap tidak bisa diusir para pelanggar ketertiban itu, Satgas yang jumlahnya 100 orang itu punya akses khusus untuk memberitahukan kepada petugas sekurity maupun petugas kepolisian untuk menangkapnya.
 
“Ciri dari Satgas ini adalah menggunakan rompi dan topi, mereka bertugas disetiap terminal secara bergantian, khususnya di area publik,” tegasnya.
 
Ditanya bukankah itu semua tugas dari pemerintah daerah, Hariyanto mengatakan, pemerintah daerah memang memiliki kewenangan. Bahkan petugas lainnya seperti halnya polisi dan petugas sekurity bandara juga memiliki kewenangan melakukan penindakan. “Tetapi ini kan menjadi masalah bersama yang harus kita usir dengan cara persuasif,” ucapnya.
 
Menanggapi itu, Waka Polres Khusus Bandara Internasional Soekarno-Hatta AKBP Opik Taofik Nugraha menyatakan, pihaknya menyambut adanya Satgas itu karena kepolisian memang di bandara ini memiliki keterbatasan dan lebih banyak bertugas di wilayah selektif prioritas. “ Kalau ada tindak pidananya, seperti memeras dan memaksa penumpang untuk membeli barang, jelas kami akan tangkap,” katanya.
 
Kepolisian mengharapakan, dengan adanya Satgas ini bisa membuat kenyamanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta semakin baik. “Ini kan sebenarnya problem sosial yang harusnya bisa diselesaikan secara bersama-sama oleh semua pihak,” tegasnya. (dira)
KAB. TANGERANG
Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:31

Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill