Connect With Us

Longsor di Jalur Perimeter, Kereta Bandara Soetta Berhenti Beroperasi

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 5 Februari 2018 | 20:00

Underpass di Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta longsor, Senin (5/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com - Akibat longsornya underpass sepanjang 20 meter di Jalan Parimeter Selatan mengakibatkan Kereta Bandara Soekarno Hatta berhenti beroperasi, Senin (5/2/2018).

Mengingat lokasi ambrolnya underpass itu persis berada di bawah jalur Kereta Bandara Soekarno Hatta pada terowongan yang baru saja dibangun.

Tanah yang longsor tersebut bahkan menutup badan jalan. Membuat akses kendaraan menuju bandara menjadi lumpuh.

Humas Railink, Diah mengatakan, saat kejadian itu kereta Bandara Soekarno Hatta tidak sedang melintas.

"Kejadiannya di dekat jalur Kereta Bandara, beruntungnya saat itu kereta sedang tidak lewat," ujarnya, Senin (5/2/2018).

Railink yang merupakan pengelola Kereta Bandara tersebut berkoordinasi dengan jajaran PT Angkasa Pura II untuk menangani hal ini. Begitu pun dengan pihak kepolisian.

"Kami juga belum tahu sampai kapan Kereta Bandara tidak dioperasikan untuk sementara waktu, mengingat kejadian longsor ini," kata Diah.(RAZ/HRU)

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill