Connect With Us

Dinding Underpass Jalan Perimeter Selatan Bandara Soetta Ambrol

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 5 Februari 2018 | 19:00

Underpass di Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta longsor, Senin (5/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Derasnya hujan yang terjadi di wilayah Tangerang mengakibatkan underpass di Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta longsor, Senin (5/2/2018).

Terlebih longsornya underpass tersebut berada tepat di bawah rel Kereta Api Bandara Soekarno Hatta.

Kemacetan panjang pun terjadi akibat longsor tersebut akibat tanah yang ambruk itu memenuhi ruas jalan.

Kendaraan yang melintas dari arah Tangerang (M1) menuju Jalan Parimeter Selatan tersendat, begitu juga sebaliknya.

Kapolresta Bandara Soekarno Hatta Kombes Akhmad Yusep Gunawan membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya sedang meninjau ke lokasi kejadian.

"Iya benar, ini lagi mau kesana," ujarnya singkat.

Sementara ini Yusep belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.(RAZ/HRU)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill