Connect With Us

Meski Arus Deras, Warga Nekat Tangkapi Ikan Mabuk di Sungai Cisadane

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 5 Februari 2018 | 18:00

Tampak warga sekitar memancing dan menangkap ikan di Derasnya aliran Sungai Cisadane, Senin (5/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Derasnya aliran Sungai Cisadane karena tingginya curah hujan di wilayah Tangerang membuat ikan-ikan di sungai tersebut mabuk. Warga setempat pun memanfaatkannya untuk menjaring ikan-ikan itu.

Pantauan TangerangNews.com di Bendungan Pasar Baru Kota Tangerang, Senin (5/2/2018), terlihat sejumlah warga nekat turun ke sungai hanya untuk menangkap ikan.

Dengan membawa alat-alat pancing seadanya, warga berhasil menjaring ikan yang mati seperti jenis Mujair, Nila, Patin, Tawes dan Sapu-sapu.

Taufik warga Neglasari, yang turut serta menangkap ikan-ikan itu mengatakan, dirinya sudah bersahabat dengan Sungai Cisadane. Bagi Taufik, fenomena derasnya air sungai cisadane adalah momentum untuk mencari rejeki.

"Sudah biasa saya lakukan ini (menangkap ikan), tidak takut. Karena ikan-ikan yang pada mabuk ini jarang mudah ditangkap," ujarnya disela-sela kegiatannya tersebut.

TAUFIK

Dalam kegiatan membahayakan itu, Taufik mendapatkan ikan diperkirakan seberat 5 Kg. Taufik akan menjual ikan tangkapannya tersebut kepada tetangganya.

"Nanti ikan dua karung ini saya jual ke tetangga rumah, tapi saya sisain untuk digoreng sama keluarga untuk dimakan," ungkapnya.

Namun yang mereka lakukan tersebut sangat membahayakan. Perlu keahlian khusus, karena mengingat kondisi air Sungai Cisadane mengalir sangat deras sekali.

Kasie Pemanfaatan Air BPSDA Cidurian Cisadane Ari Muladi mengatakan, pihaknya akan memberhentikan kegiatan para pencari ikan tersebut jika debit air sungai cisadane terus mengalami peningkatan.

"Biarin saja mereka mah mencari ikan sudah biasa, itu kan warga bendungan semua. Nanti kalau air membahayakan akan kita cegah," katanya.(RAZ/HRU)

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

BANDARA
Bandara Soetta Tutup Lagi Sampai 18.00 WIB, 624 Penerbangan Bakal Terdampak

Bandara Soetta Tutup Lagi Sampai 18.00 WIB, 624 Penerbangan Bakal Terdampak

Senin, 7 September 2026 | 13:26

Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang dipastikan masih ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB, Senin 7 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill