Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TANGERANGNEWS.com-Warga dan pengusaha kuliner di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjerit karena terdampak parah dengan ditutupnya Jalan Perimeter Selatan yang terjadi pada 5 Februari 2018 lalu.
Mereka mendesak agar Pemerintah Kota Tangerang bereaksi kepada PT Kereta Api Indonesia agar jalan tersebut kembali menjadi akses. “Tidak mudah bertahan sampai setahun lebih ini, diantara kami sudah ada yang tutup. Tidak sanggup bertahan selama ini,” ujar Firman, seorang pengusaha kuliner di Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari, Kota Tangerang, kemarin.
BACA JUGA :
Menurutnya, pemerintah harus turun untuk membantu perekonomian, tidak hanya meminta pajak atas pendapatan dari usahanya.“Seharusnya Pemkot Tangerang memikirkan kami, tidak melulu bicara pajak. Pajak dari kami itu ya semestinya digunakan juga buat mikir usaha kami, berikan kami jalan dong jangan diam,” tuturnya.
Senada dengan para pengusaha kuliner di Neglasari. Warga Tangerang Raya yang bekerja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pun demikian.
“Jujur ini membuat kami semakin terhimpit dengan kondisi ekonomi. Akses semakin jauh, jalan rusak, ya otomatis semakin banyak pengeluaran,” jelas Pedro seorang pegawai di bandara tersebut.
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews