KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II akan membangun Terminal 4 di Bandara Soekarno-Hatta. Proyek yang menelan anggaran Rp 11 triliun ini untuk mengatasi peningkatan penumpang.
Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, progres pembangunan Terminal 4 masih dalam penyelesaian konseptual desain yang akan dituntaskan pada tahun 2018.
"Presiden memberikan instruksi kepada kita, jadi terminal 4 itu tahun ini akan menyelesaikan basic design dan mudah-mudahan bisa selesai diawal 2019. setelah itu kita masuk ke DED," ujarnya di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (23/6/2018).
Setelah dilanjutkan penyelesaian detail engineering design (DED), Awaluddin menuturkan dokumen tender pun kemudian akan dituntaskan.
"Nah DED kami akan selesaikan mudah-mudahan sampai dengan Q3 2019 setelah itu kita masuk ke persiapan tender juga penyiapan lahan dan sebagainya," paparnya.
Luas Terminal 4 hampir sama dengan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Terminal 3 memiliki luas lahan 400 ribu meter perseg. Sedangkan Terminal 4 akan dibangun dengan luas lahan 390 ribu meter persegi.
"Sehingga kalau lancar pada semester 1 tahun 2020 kita sudah bisa persiapan untuk pergerakan pembangunannya," ungkapnya.
Sementara, saat ditanya lokasi terminal itu, Awaluddin mengatakan terletak di Kampung Cargo atau Cargo Village, diarea bandara Soekarno-Hatta. Proyek ini ditaksir akan menelan anggaran sebesar Rp11 triliun.
"Nilainya sendiri kita perkirakan Rp11 triliun. Itu juga termasuk keseluruhan fasilitas bukan hanya terminal," tukasnya.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGParamount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews