Connect With Us

Bandara Soekarno-Hatta Siap Layani Libur Natal dan Tahun Baru 2019

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 14 Desember 2018 | 10:00

Para penumpang di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta tampak menunggu kopernya. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II (Persero) memastikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah bersiap dalam menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2019. 

Berbagai fasilitas seperti posko dan dekorasi seasonal Natal serta Tahun Baru 2019 sudah tersedia di setiap Terminal. Bahkan program customer happiness  seperti children’s Christmas Choir, Santa Parade, Photobooth, Live Music Performance, serta pemberian coklat dan bunga kepada penumpang.  

Febri Toga Simatupang, Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyampaikan, seluruh fasilitas, perangkat operasi, keamanan, pelayanan dan SDM telah dalam kondisi prima untuk seluruh pengguna jasa di bandara. Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga telah terdapat Airport Operation Control Center (AOCC) serta Terminal Operation Center (TOC) di Terminal 1, 2 dan 3 dalam rangka memudahkan pengawasan operasional Bandara. 

“Kesiapan fasilitas, peralatan dan personel udara serta pengawasan terhadap keamanan dan keselamatan penerbangan kami optimalkan,” ujar Febri, Kamis (13/12/2018). 

Pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru 2019 akan mulai dioperasikan pada 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2018 yang berlokasi di  depan Terminal 1B. 

Sedangkan prediksi puncak angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 akan dimulai sejak 21 Desember hingga 6 Januari 2018. “Kami memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar 7% jika dibandingkan dengan Natal 2017,” jelas Febri. Sedangkan untuk pergerakan pesawat, pihak PT Angkasa Pura II (Persero) memprediksi akan ada peningkatan sekitar 5%. 

Puncak peningkatan pergerakan penumpang diprediksi terjadi pada 6 Januari 2019, sebanyak 223.556 melonjak 16 persen dari periode hari yang sama pada 2018 lalu 192.726. “Libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 lalu mencapai 3.511. 062 jiwa. Sedangkan tahun ini prediksi 3.739.314 jiwa,” tuturnya. 

Untuk menyambut libur panjang tersebut, hingga kini sekitar 1.393 jadwal penerbangan tambahan atau extra flight domestic telah dipersiapkan oleh pihak maskapai penerbangan. Sedangkan Internasional 73 flight.  

“Sedangkan untuk daerah yang menjadi destinasi favorit masih diprediksi kota - kota besar, seperti Denpasar, Kualanamu, Surabaya, Yogyrakarta dan Solo,” ujarnya.(RAZ/RGI)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

PROPERTI
Mitra dan Tim Penjualan Terbaik Diganjar Penghargaan Paramount Enterprise Awards 2026

Mitra dan Tim Penjualan Terbaik Diganjar Penghargaan Paramount Enterprise Awards 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 16:39

PT Paramount Enterprise International bersama unit bisnisnya, Paramount Land dan Parador Hotels & Resorts, menggelar Paramount Enterprise Awards 2026 di Grand Ballroom Atria Hotel Gading Serpong, Senin, 9 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill