Connect With Us

AP II Jadikan Shelter Bus Terminal 2 Pilot Project Sistem Antrean Bus

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 19 Desember 2018 | 15:38

Terminal 2, Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (TangerangNews/2018 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Perseroan PT Angkasa Pura II mulai melakukan standarisasi sistem antrean bus dengan pilot project di shelter Bus Terminal 2, Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak Kamis (20/12/2018).

Sistem tersebut dimaksudkan agar penumpang semakin dimudahkan, serta tertib tidak antre dan dapat memperoleh informasi secara valid terkait dengan rute, waktu dan tarif. 

Sebab pada sistem antrean yang baru ini terdapat vending machine, Public Information Display System (PIDS) serta pintu otomatis (autogate) untuk masuk ke dalam area pemberangkatan.  Sehingga kenyamanan dan kepastian waktu boarding lebih terjamin. 

Terminal 2, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Ada pun alurnya, penumpang wajib memesan rute atau bertransaksi dengan menggunakan vending machine.  

Setelah penumpang mendapat kode QR, selanjutnya membayar tiket sesuai tarif yang terdapat pada kode QR. 

Kemudian untuk masuk ke dalam area pemberangkatan bus, penumpang dapat melakukan scan kode QR sebelum naik bus melalui autogate.  Pemasangan autogate dimaksudkan agar lajur pada shelter bus dalam kondisi steril. 

PIDS layaknya FIDS dapat menginformasikan dengan jelas, baik rute, nama armada bus, serta kepastian waktu tiba dan berangkat. Vending machine    

“Komitmen kami bertujuan agar pelanggan semakin tertib, mudah dan nyaman dalam memperoleh tiket. Dan, yang terpenting muncul kepastian waktu yang akan membuat penumpang tidak khawatir,” terang Febri Toga Simatupang, Senior Manager Of Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (19/12/2018). 

Selain itu, kata Febri, dengan sistem ini manajemen PT Angkasa Pura II dapat langsung berkoordinasi dengan pihak penyedia bus jika kondisi pergerakan penumpang mengalami lonjakan.

“Sehingga tingkat demand akan kebutuhan bus dapat diketahui sesuai dengan kondisi saat itu,” tuturnya. 

Terminal 2, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Untuk diketahui pengembangan sistem antrean ini juga dimaksudkan agar bus yang berada di bandara dapat terlebih dahulu berada di pengendapan. Dengan sistem ini shelter bus dapat membaca koordinat bus saat di pengendapan dan memberikan informasi yang valid pada PIDS. “Meski begitu sistem ini akan terus dikembangkan. Karena nantinya akan diterapkan di Terminal 1 dan Terminal 3,” terang Febri. 

Seperti diketahui moda angkutan transportasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdapat tujuh perusahaan penyedia bus. Antara lain : 

Damri           230

Sinar Jaya      45

Prima Jasa     40

Hiba Utama    28

Agra Mas        27

PPD                27

Big Bird           15

KOTA TANGERANG
Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Senin, 27 Juli 2026 | 18:09

Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill