Connect With Us

Bandara Soekarno-Hatta Cegah Sebaran Virus Cacar Monyet

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 14 Mei 2019 | 21:43

Kepala KKP Kelas I Soekarno-Hatta dr Anas Ma’ruf (TangerangNews.com@2019 / Irfan )

TANGERANGNEWS.com-Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan pencegahan terhadap sebaran virus cacar monyet dengan meningkatkan pengawasan terhadap penumpang dari luar negeri yang baru tiba di bandara tersebut. Hal itu terjadi lantaran terdapat kasus seorang WNA Afrika yang mengidap penyakit cacar monyet atau Monkeypox di Singapura beberapa waktu lalu.

Penumpang

“Kami memang selalu melakukan pemindaian suhu tubuh menggunakan Thermal Scanner,” ujar Kepala KKP Kelas I Soekarno-Hatta, dr Anas Ma’ruf, Selasa (14/5/2019).  Seluruh penumpang dan crew dilakukan pemindaian suhu tubuh melalui Thermal Scanner.  “Kita tingkatkan pengawasannya,” terangnya. 

 

Anas menerangkan,  cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh virus.  Kemudian ditularkan pada manusia melalui hewan di Afrika. Biasanya, penularan cacar monyet  diakibatkan oleh kontak dengan hewan terinfeksi, seperti primata, tupai, tikus atau hewan pengerat lainnya. “Kemudian yang kedua adalah dengan melakukan namanya surveillance sindromik. Itu kami melakukan pengamatan secara visual kepada orang yang datang terutama dari negara yang ada ditemukan kasus,” tuturnya. 

Baca Juga : 

Saat ini, kata Anas, pihak KKP Kelas I Soekarno-Hatta telah menyediakan ruang perawatan khusus atau ruang isolasi bilamana ditemukan penumpang yang terjangkit Cacar Monyet. “KKP turut mensosialisasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media digital yang berada di Bandara Soekarno-Hatta,” terang Anas. Hingga kini, menurut Anas,  pihaknya belum menemukan penumpang yang terjangkit penyakit tersebut. 

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill