Tangsel Digital Academy Asah Skill IT Pelajar, Berpeluang Direkrut Diskominfo
Jumat, 17 April 2026 | 14:37
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TANGERANGNEWS.com-Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan pencegahan terhadap sebaran virus cacar monyet dengan meningkatkan pengawasan terhadap penumpang dari luar negeri yang baru tiba di bandara tersebut. Hal itu terjadi lantaran terdapat kasus seorang WNA Afrika yang mengidap penyakit cacar monyet atau Monkeypox di Singapura beberapa waktu lalu.

“Kami memang selalu melakukan pemindaian suhu tubuh menggunakan Thermal Scanner,” ujar Kepala KKP Kelas I Soekarno-Hatta, dr Anas Ma’ruf, Selasa (14/5/2019). Seluruh penumpang dan crew dilakukan pemindaian suhu tubuh melalui Thermal Scanner. “Kita tingkatkan pengawasannya,” terangnya.
Anas menerangkan, cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh virus. Kemudian ditularkan pada manusia melalui hewan di Afrika. Biasanya, penularan cacar monyet diakibatkan oleh kontak dengan hewan terinfeksi, seperti primata, tupai, tikus atau hewan pengerat lainnya. “Kemudian yang kedua adalah dengan melakukan namanya surveillance sindromik. Itu kami melakukan pengamatan secara visual kepada orang yang datang terutama dari negara yang ada ditemukan kasus,” tuturnya.
Baca Juga :
Saat ini, kata Anas, pihak KKP Kelas I Soekarno-Hatta telah menyediakan ruang perawatan khusus atau ruang isolasi bilamana ditemukan penumpang yang terjangkit Cacar Monyet. “KKP turut mensosialisasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media digital yang berada di Bandara Soekarno-Hatta,” terang Anas. Hingga kini, menurut Anas, pihaknya belum menemukan penumpang yang terjangkit penyakit tersebut.
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews