Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Setelah ditutup selama kurun waktu sekitar satu tahun lebih, underpass Kereta Bandara Soekarno-Hatta, di Jalan Perimeter Selatan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang akan beroperasi kembali untuk umum. Tetapi, pengoperasian jalan alternatif dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta - Tangerang tersebut masih sebatas uji coba.

Uji coba dilakukan hingga satu pekan atau tujuh hari, hal itu dimaksudkan untuk memperhatikan faktor keselamatan dari pengoperasian jalan tersebut. Selain itu waktunya pun dibatasi, yaitu hanya Pukul 04.00 hingga 09.00 dan Pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Selama masa uji coba atau evaluasi berjalan, kekurangan yang diketemukan nantinya akan langsung diperbaiki. Sehingga harapannya, Jalan Perimeter Selatan tersebut akan beroperasi seperti dulu yakni 24 Jam.
BACA JUGA:
Hal itu tertuang dari hasil kesepakatan antar instansi yang terkait dengan Jalan Perimeter Selatan. Mulai dari pihak PT Kereta Api Indonesia, PT Waskita Karya, PT Virama Karya, Dinas Perhubungan Kota Tangerang dan PT Angkasa Pura II (Persero). Hasi kesepakatan tertuang setelah masing-masing instansi terkait tersebut melaksanakan survey bersama untuk persiapan pengoperasian underpass Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Jalan Perimeter Selatan.

Febri Toga Simaptupang, Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi langsung dari pihak terkait, bahwa underpass di Jalan Perimeter Selatan kini secara fisik progresnya telah mencapai 98%. “Hanya ada beberapa kekurangan yang sifatnya finishing. Seperti kelengkapan rambu, marka, penambahan separator atau media jalan serta sarana pendukung lain. Tinggal dipercantik saja,” ujar Febri, Rabu (15/5/2019).

Febri menyakan, tidak ada pembatasan kendaraan pada saat operasional nanti. Hanya bagi kendaraan bertonase besar dilarang melintas, selain itu pun yang memiliki ketinggian tertentu yang dapat menganggu merusak portal atau underpass di jalan tersebut.
“Kalau sebelumnya kan rencananya perlintasan sebidang yang akan dioperasikan. Kini rupanya dalam perjalanan progress perbaikan underpass berjalan cukup lancar. Sehingga mencapai kata sepakat Senin 20 Mei 2019 mulai pukul 04.00 WIB akan beroperasi terbatas,” kata Febri.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews