Connect With Us

Mati Listrik, Kereta Bandara Soekarno-Hatta Tidak Beroperasi

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 4 Agustus 2019 | 04:10

Kereta Bandara Soekarno-Hatta (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

 TANGERANGNEWS.com-Kondisi kelistrikan di Jabodetabek hingga Jawa Barat padam sejak Minggu (4/8/2019) siang. Pemadaman listrik yang belum diketahui penyebabnya itu berdampak pada operasional Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta.

PT Railink selaku pengelola Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta menyarankan masyarakat untuk mengunakan moda transportasi alternatif. "PT Railink memohon maaf atas gangguan perjalanan KA Bandara yang terjadi di area cabang Jakarta. Hal ini sehubungan dengan pemadaman listrik di seluruh wilayah Jabodetabek," ujar Diah Suryandari, Kepala Humas PT Railink dalam keterangan tertulisnya.

PT Railink mengimbau para pengguna yang berada di dalam kereta untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas. Sementara untuk para pengguna yang masih berada di stasiun dapat melakukan pengembalian tiket Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta.

"Saat ini, seluruh channel penjualan tiket baik online maupun vending machine di stasiun juga tidak melayani penjualan tiket hingga perjalanan KA Bandara dapat beroperasi kembali," ucapnya.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill