Connect With Us

Wings Air Tambah Frekuensi Terbang dari Bandung ke Semarang & Surabaya

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 20 Oktober 2019 | 22:46

Wings Air dengan pesawat ATR 72-600. (WIngs Air / WIngs Air)

TANGERANGNEWS.com-Kota Bandung, Surabaya dan Semarang merupakan destinasi yang paling favorit dikunjungi para pebisnis dan wisatawan (travelers), karena menawarkan beragam objek wisata populer dan kuliner yang nikmat.

Berdasarkan latar belakang keunikan itu, maskapai penerbangan Wings Air, bagian dari Lion Air Group, menambah frekuensi jaringan domestik yang melayani secara berjadwal.

Adapun layanan penambahan frekuensi terbang tersebut yakni dari Bandung menuju Surabaya di Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Lalu, Bandung menuju Semarang di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Jawa Tengah.

Penambahan layanan baru di kedua kota masing-masing memiliki satu kali penerbangan setiap hari atau dua kali terbang pergi pulang (PP) ke Semarang dan Surabaya. Dengan demikian, memperkuat jaringan Wings Air yang sebelumnya sudah dilayani dari dan menuju Bandung, yakni Semarang empat frekuensi PP dan Surabaya ada 10 frekuensi PP.

“Sehingga secara keseluruhan, Wings Air beroperasi di Husein Sastranegara 44 frekuensi PP,” Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, Minggu (20/10/2019).

BACA JUGA:

Menurut Danang, tersedianya jadwal penerbangan yang tepat akan memberikan nilai tambah bagi pebisnis, wisatawan dan masyarakat di Bandung. Sehingga mereka mempunyai kesempatan untuk melanjutkan perjalanan dari Bandar Udara Internasional Juanda bersama Lion Air Group (Lion Air, Wings Air dan Batik Air), agar bisa meneruskan ke sejumlah destinasi.

“Seperti Banyuwangi, Jember, Denpasar, Lombok, Kupang, Yogyakarta, Semarang, Solo, Jakarta, Semarang, Palembang, Pekanbaru, Lampung, Pontianak, Palangkaraya, Sampit, Pangkalan Bun, Banyuwangi, Jember, Banjarmasin, Balikapapn, Tarakan dan kota popular yang lain,” katanya.

Sedangkan melalui Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani bisa ke Jakarta, Balikpapan, Banjarmasin, Batam, Pontianak, Pangkalan Bun, Sampit, Palangkaraya, Karimunjawa serta kota lainnya.

Wings Air menilai, kehadiran layanan penerbangan dari dan menuju Bandung menjadi bagian kesungguhan Wings Air dalam menjembatani antarwilayah, dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

“Wings Air akan memberikan nilai lebih kepada travelers, karena waktu tempuh antardestinasi relatif singkat, efektif dan efisien,” papar Danang.

Penambahan layanan ke Semarang dan Surabaya memiliki pertimbangan potensi pasar serta diikuti tingginya permintaan travelers yang mengharapkan tersedia alternatif penerbangan langsung, sehingga tercipta interkonektivitas terbaik.

Rute tersebut juga menjadi bagian upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pengembangan pariwisata nasional, termasuk kunjungan wisatawan serta pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Untuk menggugah minat traveling, Wings Air akan menambah pengalaman terbang setiap wisatawan dengan sensasi tersendiri menggunakan pesawat turboprop tipe ATR 72-500 atau ATR 72-600. “Armada ini berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi, paling nyaman dan canggih di kelasnya yang mampu menerbangi rute jarak pendek,” jelas Danang.(RAZ/RGI)

SPORT
Persita Luncurkan Jersey Anyar Musim Ini, Tampilkan Identitas Budaya Tangerang

Persita Luncurkan Jersey Anyar Musim Ini, Tampilkan Identitas Budaya Tangerang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:23

Menyongsong musim kompetisi BRI Super League 2026/2027, Persita Tangerang secara resmi meluncurkan rangkaian seragam tempur (jersey) terbaru mereka.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill