Connect With Us

TKI Mudik, Jumhur Cek Bus Pengantar

| Jumat, 3 September 2010 | 20:45

Jumhur Hidayat sedang mengecek kendaraan TKI untuk mudik. (tangerangnews / dira)




TANGERANGNEWS
-Jelang mudiknya para Tenaga Kerja Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta membuat Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat mengecek bus pengantar mereka (TKI) untuk mudik.

Namun, dari jumlah bus mudik sekitar 431 kendaraan yang direncanakan untuk mengantar mudik, yang ada dan disaksikan Jumhur hanya sekitar 30-an kendaraan.

Itu pun, hanya diperiksa dari luar serta Air Conditioner-nya. “Semua siap untuk mengangkut para TKI,” ujar Jumhur kepada TangerangNews.com, hari ini.

Jumhur hanya berpesan kepada para sopir, jangan sampai ada pemerasan atau permintaan uang kepada TKI. “Kalau dikasih boleh diterima, kalau minta jangan.,” kata Jumhur. Namun, ketika ditanya wartawan mengenai salah seorang TKI yang mengaku tetap diminta uang oleh sopir angkutan resmi TKI tersebut, Jumhur mengelak. Jumhur mengatakan, bahwa biasanya sopir memang meminta keringanan untuk membayar uang “jago” para preman yang biasa-nya menyetop sopir yang ada di desa-desa.

“Mungkin minta diringankan beban-nya,” ujar Jumhur ketika inspeksi. Sementara itu, sejak Agustus 2010 ini, jumlah TKI yang datang melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta rata-rata perhari mencapai 1.500-2.000 jiwa per hari. “Sudah naik derastis ini. Biasanya kan 900-1.00 TKI. Paling banyak TKI dari Arab Saudi,” kata AKBP Rolly Laheba, Kepala Satuan Pelaksana Khusus Gedung Pendataan Pemulangan TKI .

Ditanya kota apa yang paling banyak TKI diantar, Rolly mengatakan, 60% TKI berasal dari Jawa Barat, seperti Sukabumi, Cianjur dan Bogor. “Sedangkan wilayah yang paling jauh kami antar Lampung dan Surabaya,” katanya. (dira)














 
TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill