Connect With Us

Antrean Karantina di Bandara Soekarno-Hatta Membeludak

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 20 Desember 2021 | 16:53

Antrean penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang untuk karantina sepulang dari luar negeri membeludak. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Antrean penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang untuk karantina sepulang dari luar negeri membeludak.

Dalam sebuah video berdurasi sekira dua menit yang beredar, menunjukkan banyaknya penumpang yang terlantar di terminal 3 untuk karantina.

Tampak dari video tersebut banyak penumpang yang duduk di lantai bahkan sampai tertidur di conveyor bagasi.

Komandan Satgas Udara Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta Letkol Agus Listiono mengakui kalau kejadian tersebut terjadi pada Sabtu 18 Desember 2021.

"Ya itu video itu ada pada hari Sabtu, memang terjadi penumpukan karena ada ketersendatan yang ada di wisma. Mau tidak mau karena wisma itu penuh karena Pademangan itu lockdown gara-gara ada yang terpapar Omicron," ujarnya, Senin 20 Desember 2021.

Sebagai tindakan darurat, pihaknya meminta tempat karantina di Nagrak sebagai tempat karantina penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Namun, hal tersebut pun tidak bisa dilakukan secara instan karena butuh waktu untuk menyiapkan logistik. 

"Waktu itu alasannya logistiknya belum. Jam 13.00 WIB itu kami kirim semuanya bisa terurai sedikit demi sedikit sampai pada hari Minggu itu sudah clear," kata Agus.

Ia menjelaskan, penumpang dari luar negeri pada saat itu didominasi oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sebagaimana diketahui, perekam video tersebut mengaku sebagai turis alias penumpang reguler sehingga tidak mendapatkan fasilitas karantina di wisma Atlet.

Sementara yang berhak untuk di wisma atau layanan karantina pemerintah secara gratis itu menurut surat edaran satgas hanya ada tiga kriterianya.

"PertamaPekerja Migran Indonesia, kedua pelajar Indonesia yang dapat beasiswa di luar negeri dan lain sebagainya. Yang ketiga itu ASN atau PNS yang diberi surat dinas dari pemerintah," paparnya.

BANTEN
Datangi Keluarga 2 Jurnalis Hilang di Tangerang, Gubernur Banten Kenang Obrolan 3 Jam Bersama Korban

Datangi Keluarga 2 Jurnalis Hilang di Tangerang, Gubernur Banten Kenang Obrolan 3 Jam Bersama Korban

Jumat, 25 September 2026 | 21:44

Gubernur Banten Andra Soni memberikan santunan sekaligus dukungan moril secara langsung kepada keluarga dua jurnalis yang hilang dalam perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Jumat 25 September 2026.

KOTA TANGERANG
Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Jumat, 25 September 2026 | 22:05

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill