Connect With Us

Pemkab Tangerang Tes Antigen Warga dari Luar Negeri Meski Sudah Dikarantina

Tim TangerangNews.com | Kamis, 16 Desember 2021 | 20:47

Juru bicara Satgas Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi. (@TangerangNews / Diskominfo Kab.Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Juru bicara Satgas Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi mengatakan, pihaknya melakukan langkah pencegahan penularan varian baru Covid-19 Omicron yang saat ini sudah terdeteksi di Indonesia. 

Langkah preventif tersebut, yaitu meningkatkan intensitas pemeriksaan melalui cek rapid antigen, terutama bagi warga yang baru saja melakukan perjalanan dari luar negeri. 

Hendra menuturkan, walaupun warga yang baru pulang dari luar negeri itu sudah dikarantina, Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang akan mengecek lagi dengan tes rapid antigen. “Untuk memastikan bila yang bersangkutan tidak membawa virus," katanya, Kamis 16 Desember 2021, seperti dikutip dari Tempo. 

Ia menerangkan, untuk melakukan intensitas pemeriksaan tersebut, Dinas Kesehatan akan berkoordinasi dengan ketua RT/RW soal kegiatan atau data warganya.

Selain itu, dari sisi kesehatan pihaknya menguatkan 3T, yaitu Tracking, Tracing, dan Treament. “Dari sisi Satgas Covid-19 kami lebih mengepankan 3 M, makai masker, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun,” ujar Hendra. 

Hendra menambahkan, pihaknya dalam mengantisipasi Omicron juga akan terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 yang saat ini mencapai 74,3 persen. Pada akhir 2021 ditargetkan vaksinasi bisa mencapai 80 persen.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill