Connect With Us

MUI: Produsen Alat Tes Swab Antigen Harus Punya Sertifikat Halal

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 Oktober 2021 | 10:33

Ilustrasi Swab Antigen. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Semua produsen swab antigen COVID-19 diminta memiliki sertifikat halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menjamin tidak adanya kandungan benda najis atau non halal.

“Karena ini untuk memastikan swab antigen ini bukan alat yang ada najis atau benda yang tidak halal dan semua prosesnya melalui penelitian di laboratorium dan di-audit,” jelas Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud saat menghadiri acara Tasyakuran Terbitnya Ketetapan Halal MUI untuk PT Taishan Alkes Indonesia di Jakarta, Rabu 6 Oktober 2021 kemarin.

Marsudi juga juga mengucapkan selamat kepada PT Taishan Alkes Indonesia, salah satu produsen alat swab antigen yang sudah disertifikasi halal.

“Diharapkan dengan sudah adanya sertifikat halal bisa lebih diterima pasar atau publik serta memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia,” katanya seperti dilansir dari Okezone, Kamis 7 Oktober 2021.

Di tempat yang sama, Komisaris PT Taishan Alkes Indonesia Cahyadi Burhan mengaku sangat senang atas sertifikasi yang diperoleh dari MUI.

“Sertifikasi halal dari MUI lebih kepada untuk memberikan kenyamanan umat Muslim dalam mengunakan produk dari PT Taishan Alkes Indonesia,” katanya. 

Cahyadi mengaku mendapatkan sertifikasi halal dari MUI ini melalui proses yang cukup panjang. Namun dengan memiliki sertifikat halal itu menjadi penyemangat pihaknya untuk terus membantu pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.

“Bahkan dapat membuka mata dan perhatian pemerintah pusat serta daerah akan adanya produsen lokal yang ikut berperan serta secara proporsional, mendukung program Bapak Presiden Joko Widodo yaitu untuk membeli produk lokal dan halal,” paparnya.

Cendikiawan Muslim, KH Syarif Rahmat juga bangga produk dalam memperoleh sertifikat halal dari MUI untuk kategori alat kesehatan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill