Connect With Us

Terminal 3 Bandara Soetta Raih Penghargaan Fasilitas Integrasi Moda Ramah Disabilitas

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 20 September 2024 | 18:02

Terminal 3 Bandara Soetta dapat penghargaan Fasilitas Integrasi Moda Teramah Disabilitas dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Kamis 19 September 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) meraih penghargaan prestisius sebagai "Fasilitas Integrasi Moda Teramah Disabilitas", dalam ajang DTKJ Award 2024 yang diselenggarakan oleh Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ).

Penghargaan ini diberikan dalam acara yang berlangsung di Jakarta Pusat pada Kamis, 19 September 2024, sebagai pengakuan atas komitmen Bandara Soekarno-Hatta dalam menyediakan fasilitas transportasi yang inklusif bagi seluruh kalangan, termasuk penyandang disabilitas.

Terminal 3 Bandara Soetta dinilai unggul dalam menyediakan fasilitas yang mendukung integrasi moda transportasi dengan aksesibilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Sebagai salah satu hub transportasi tersibuk di Indonesia, Terminal 3 telah menerapkan berbagai inovasi, mulai dari desain fasilitas yang inklusif hingga layanan pelanggan yang berfokus pada kebutuhan khusus pengguna disabilitas. 

Sebelumnya, Bandara Soetta juga telah berkolaborasi dengan berbagai komunitas penyandang disabilitas untuk memastikan bahwa fasilitas yang tersedia sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dengan adanya jalur khusus, area parkir yang ramah disabilitas, serta tanda informasi visual dan integrasi antar moda transportasi, Bandara Soetta berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh pengguna jasa, termasuk penyandang disabilitas, dapat menikmati pengalaman perjalanan yang mudah dan nyaman. 

Asst Deputy Communication and Legal Bandara Soetta M Holik Muardi menyampaikan pihaknya sangat mengapresiasi penghargaan DTKJ Award 2024.

Hal ini merupakan apresiasi atas komitmennya dalam menciptakan fasilitas transportasi yang dapat diakses oleh semua kalangan, terutama penyandang disabilitas.

"Kami terus berupaya meningkatkan fasilitas yang mendukung integrasi moda transportasi yang ramah, mudah diakses, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa di seluruh Terminal Bandara Soekarno-Hatta," ungkapnya, Jumat 20 September 2024.

Holik menambahkan pihaknya juga akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas penyandang disabilitas, untuk memastikan bahwa fasilitas di Terminal Bandara Soetta tetap relevan, serta mampu memberikan pengalaman yang terbaik bagi semua penumpang.

"Dengan berkolaborasi dari berbagai pihak, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas ini," tutupnya.

Adapun dalam penghargaan DTKJ Award 2024, Terminal 3 Bandara Soetta berhasil menduduki peringkat kedua sebagai Fasilitas Integrasi Moda Teramah Disabilitas. Peringkat pertama diraih oleh PT Transportasi Jakarta (CSW), sementara peringkat ketiga diraih oleh KCIC (Halim). 

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

KAB. TANGERANG
Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Senin, 12 Oktober 2026 | 19:12

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) memberikan layanan Vaksinasi Rabies Gratis bagi hewan peliharaan warga.

TANGSEL
Tangsel  Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Tangsel  Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:09

Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill