Connect With Us

ICAO Audit Keamanan Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Hasilnya di Atas Rata-rata Dunia

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 7 September 2024 | 22:06

Tim ICAO melakukan audit terhadap operasional Bandara Soekarno Hatta Tangerang, pada 24 Juni - 5 Juli 2024, lalu. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization/ICAO) telah melakukan audit pada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Audit Pengawasan Keamanan Penerbangan (Universal Security Audit Programme Continuous Monitoring Approach/(USAP-CMA) tersebut, dilakukan melalui pertanyaan-pertanyaan (Protocol Questions) dan pengawasan terhadap operasional dua bandara di Indonesia, pada 24 Juni - 5 Juli 2024, lalu.

Kedua bandara tersebut yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Juanda Surabaya.

Audit dan pengawasan tersebut bertujuan untuk menilai tingkat kepatuhan terhadap ICAO Annex 17 - Aviation Security dan security related Standards dari ICAO Annex 9 - Facilitation.

Tim ICAO telah mengirimkan hasil Audit Pengawasan Keamanan Penerbangan tersebut dengan nilai Effective Implementation (EI) 88,53%.

Selain itu, dinilai tidak terdapat isu-isu kritis di bidang keamanan penerbangan (Significant Security Concern/SSec) di Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara M Kristi Endah Murni mengatakan keberhasilan ini menunjukkan kinerja keamanan penerbangan Indonesia diakui dengan sangat baik oleh dunia internasional.

"Terutama dalam hal kepatuhan dan implementasi terhadap Standar and Rekomendasi keamanan penerbangan Internasional," katanya, Jumat 6 September 2024.

Kristi mengungkapkan pencapaian nilai EI 88,53% ini di atas rata-rata target nilai EI Global Aviation Security Plan (GASeP) tahun 2027, yaitu 75%.

Dalam audit itu, Tim ICAO mengajukan 498 Pertanyaan (Protocol Questions) sebagai alat utama untuk menilai implementasi yang efektif  yang meliputi sembilan area Audit USAP yaitu :

1. Regulatory Framework and the National Civil Aviation Security System (LEG);

2. ⁠Training of Aviation Security Personnel (TRG);

3. ⁠Quality Control Functions (QCF);

4. ⁠Airport Operations (OPS);

5. ⁠Aircraft and In Flight Security (IFS);

6. ⁠Passenger and Baggage Security (PAX);

7. ⁠Cargo, Catering and Mail Security (CGO);

8. ⁠Response to Acts of Unlawful Interference (AUI); 

9. ⁠Security Aspects of Facilitation (FAL).

 

Sebelumnya pada tahun 2015, ICAO pernah melaksanakan audit yang sama di Indonesia yaitu Universal Security Audit Programme Continous Monitoring Approach (USAP CMA) dan USAP CMA Limited Scope On-Site Audit of Indonesia pada tahun 2017, dengan penilaian yang juga melebihi nilai Effective Implementation Global Aviation Security Plan (GASeP) yang ditetapkan oleh ICAO.

Kristi mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak dan pemangku kepentingan lainnya, serta masyarakat pengguna transportasi udara di Indonesia, yang juga berkontribusi dalam mematuhi peraturan keamanan penerbangan.

"Harapannya keamanan penerbangan selalu ditingkatkan, sehingga kedepan pelayanan penerbangan tetap selamat, aman dan nyaman.

BISNIS
Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:38

Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill