Connect With Us

Aktivitas Kargo Bandara Kembali Normal

| Rabu, 6 Juli 2011 | 20:41

Karyawan Ekspedisi demo di Bandara Soetta (tangerangnews / rangga)

 

BANDARA-Sehari pasca unjuk rasa ratusan para pengusaha ekspedisi yang memboikot pengiriman barang melalui gudang kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang , hari ini aktivitas kargo di Bandara Soekarno-Hatta, kembali normal.
 
Penyebab normalnya aktivitas para pengusaha ekspedisi ini dikarenakan pihak otoritas bandara atau Administrator Bandara Soekarno-Hatta telah meminta kepada tiga perusahaan regulated agent untuk memperbaiki kinerjanya. 

“Semalam (Selasa malam), sudah ada titik temu antara pengusaha jasa pengiriman barang yang berunjuk rasa dengan administrator bandara. Hasilnya, administrator bandara memberikan kelonggaran kepada kami. Sambil menunggu perbaikan kinerja Regulated Agent,” jelas  Chepy, salah satu petugas ekspedisi PT Cita Ex-Press saat ditemui di kargo Bandara Soekarno-Hatta.
 
Chepy  mengatakan administrator  bandara berjanji akan menegur regulated agent (RA) yang memperlama proses x-ray.Kondisi normal ini menurut Chepy telah terjadi sejak pukul 19.00 WIB Selasa (7/6).  Begitu mendengar adanya kelonggaran tersebut, lanjut Chepy , pengusaha kembali melakukan aktifitas. “Mereka (Administrator) bilang akan mengevaluasinya hingga 16 Agustus 2011,” terangnya.

Administrator juga meminta kepada perusahaan yang ditunjuk pemerintah itu agar bisa mempercepat pelayanan dengan menambah x-ray yang harus sama standarnya dengan yang diminta pemerintah.

Ditanya soal harga yang melonjak dari Rp 60/kg menjadi Rp 850/kg, menurut Chepy harga per kilo sudah kembali normal. "Kembali ke harga lama, yakni Rp 60/kg. Intinya kami semua menolak kenaikan tarif dan lambannya pelayanan," ujar Chepy.

Deputy Senior Manager Bandara Soekarno-Hatta, Mulya Abdi mengatakan, berdasarkan keputusan semalam pihak pemerintah meminta kepada perusahaan yang ditunjuk pemerintah agar memperbaiki pelayanan. "RA diminta meningkatkan kinerja, dan harus aman, serta kecepatannya ditingkatkan," katanya.

PT Angkasa Pura II, kata Mulya Abdi, dalam hal ini tidak ada keterlibatan. Menurut Mulya Abdi, kebijakan yang ada sebelumnya maupun saat ini adalah  kebijakan pemerintah. PT Angkasa Pura II , lanjutnya, harus mendukung kebijakan pemerintah. Apalagi ini untuk meningkatkan keamanan dan percepatan pengiriman kargo. “Tetapi soal batas waktu evaluasi saya tidak tahu persis," kata Mulya Abdi. (RAZ)


HIBURAN
Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Selasa, 30 Juni 2026 | 22:42

Menyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

KAB. TANGERANG
Tumpukan Sampah di TPA Jatiwaringin Setara Gedung Tujuh Lantai

Tumpukan Sampah di TPA Jatiwaringin Setara Gedung Tujuh Lantai

Jumat, 3 Juli 2026 | 09:31

Gubernur Banten Andra Soni menyebut tingginya tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran yang masih berlangsung.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill