Connect With Us

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Ilustrasi emas. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menyebut pelaku mengaku telah melakukan aksi serupa di sekitar 20 toko emas di wilayah Tangsel.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, pelaku menjalankan aksinya dengan memanfaatkan kondisi toko yang sedang dipenuhi pengunjung.

"Dia memanfaatkan celah toko emas yang ramai," ujar Bambang dikutip dari Detik Jumat, 3 Juli 2026.

Menurutnya, keramaian membuat proses pemeriksaan emas berlangsung lebih cepat sehingga pelaku berharap petugas toko tidak terlalu teliti memeriksa keaslian maupun kadar emas yang dibawanya.

"Jadi kan, kadang-kadang kalau ramai kan, antrean banyak yang untuk ngecek verifikasi, apa semua, kadarnya kan lama tuh. Dia memanfaatkan itu," jelasnya.

Berdasarkan pengakuan saat pemeriksaan, HCTW mengaku telah menjual emas palsu di sekitar 20 toko emas di wilayah Tangerang Selatan. 

Namun, polisi masih akan mencocokkan pengakuan tersebut dengan penyelidikan lebih lanjut.

"Berdasarkan pengakuan, ini baru pengakuan ini, belum kita cross-check langsung, hanya pengakuan secara verbal pada saat BAP," terang Bambang.

Polisi juga mengungkapkan setiap kali beraksi pelaku membawa emas dengan berat sekitar 20 gram.

Bambang menjelaskan, upaya pelaku menjual emas palsu di toko emas Pamulang gagal karena lebih dahulu dikenali oleh petugas toko. 

Sebelumnya, pelaku disebut telah berhasil menjalankan aksi serupa di sebuah toko emas di kawasan Ciputat yang masih berada dalam satu manajemen.

"Nah ini kejadiannya, ini ada di Pamulang. Datanglah dia ke toko emas yang masih satu manajemen sama toko emas Ciputat ini," ujarnya.

Setelah kejadian di Ciputat, pihak toko telah menyimpan rekaman CCTV dan menyebarkan informasi mengenai ciri-ciri pelaku kepada toko lain dalam jaringan yang sama.

"Toko emas Cibutat punya rekaman CCTV, punya pendukung lah semua. Jadi, mewanti-wanti kepada petugas tokonya kalau ada orang ini menjual, tolong ditolak ataupun lapor ke polisi," ungkap Bambang.

Saat HCTW datang ke toko emas Pamulang, petugas langsung mencurigainya karena memiliki ciri-ciri yang sama dengan pelaku dalam rekaman CCTV sebelumnya.

"Di situlah langsung dikonfirmasi ke toko emas Ciputat, 'ih, iya benar'. Nah, di situ baru diamankan orang ini ke Polsek Ciputat Timur, ditangkap, diserahterimakan," lanjutnya.

Polisi menyebut aksi di toko emas Ciputat terjadi sekitar Juni 2025 dan telah dilaporkan oleh pihak korban.

Saat ini HCTW masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Ciputat Timur untuk mendalami kemungkinan adanya korban lain.

BANTEN
Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Rabu, 16 September 2026 | 19:11

Sinar Mas Land (SML) resmi menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI untuk memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten

KOTA TANGERANG
Kebakaran Pabrik Bohlam di Batuceper Masih Membara, Angin Kencang Hambat Pemadaman

Kebakaran Pabrik Bohlam di Batuceper Masih Membara, Angin Kencang Hambat Pemadaman

Rabu, 16 September 2026 | 22:35

Petugas BPBD Kota Tangerang masih melakukan pemadaman kebakaran pabrik produksi bohlam, PT Global Teguh Indonesia, Jalan Pembangunan 1 Nomor 59, RT003/001, Kelurahan Bayujaya, Kecamatan Batuceper, Rabu 16 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill