Connect With Us

Tumpukan Sampah di TPA Jatiwaringin Setara Gedung Tujuh Lantai

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 3 Juli 2026 | 09:31

Petugas BPBD Kabupaten Tangerang berupaya memadamkan kebakaran gunungan sampah di TPA Jatiwaringin. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com- Gubernur Banten Andra Soni menyebut tingginya tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran yang masih berlangsung.

Menurutnya, ketinggian timbunan sampah di lokasi tersebut mencapai sekitar setara bangunan tujuh lantai sehingga menyulitkan petugas menjangkau titik api yang berada di bagian atas.

"Tingginya sampah di Jatiwaringin itu kurang lebih setara dengan bangunan lantai tujuh," kata Andra Soni, dikutip dari Detik, Jumat 3 Juli 2026.

Ia menilai dukungan helikopter water bombing sangat membantu proses pemadaman, terutama untuk menjangkau area yang tidak dapat diakses dari darat.

Andra juga mengingatkan bahwa tumpukan sampah tersebut berasal dari aktivitas masyarakat sehari-hari. 

Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya berakhir di TPA, tetapi juga berdampak pada sungai yang harus dibersihkan menggunakan anggaran pemerintah.

"Bapak, Ibu bisa bayangkan, itu adalah sampah yang kita produksi. Sebagian lagi banyak yang masuk ke sungai, sehingga banyak uang pajak Bapak, Ibu yang kita pakai untuk membersihkan sungai," ujarnya.

Selain proses pemadaman, Andra menekankan pentingnya kesiapsiagaan fasilitas penanggulangan kebakaran di setiap TPA di Provinsi Banten.

"Nanti setiap TPA di Provinsi Banten harus memiliki alat pemadam dan sumber atau tampungan air," ucapnya.

Ia sebelumnya juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca panas menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya kebakaran di TPA Jatiwaringin.

"Kebakaran ini terjadi beberapa hari yang lalu. Tumpukan sampah ini berada dalam kondisi cuaca yang, berdasarkan perkiraan BMKG, merupakan yang paling panas dan paling panjang kemaraunya dalam 30 tahun terakhir," ungkap Andra Soni.

Menurut Andra, perhatian utama saat ini adalah mengantisipasi keberadaan gas metana yang tersimpan di bawah timbunan sampah.

"Dari diskusi dengan pihak terkait, untuk antisipasi, ada pembatasan orang ke sana dan semuanya terkoordinasi. Pemerintah kabupaten dan kota juga turut turun membantu," tukasnya.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill