Connect With Us

193 PMI Overstay Dipulangkan dari Arab Saudi Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Yanto | Sabtu, 15 Maret 2025 | 19:26

PMI ilegal yang dipulangkan dari Arab Saudi tiba di Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Sabtu 15 Maret 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 193 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang dideportasi dari Arab Saudi tiba di Bandara Soerkarno-Hatta (Soetta), pada Sabtu 15 Maret 2025, dini hari.

Kedatangan mereka pun disambut Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding. 

Diketahui, ratusan PMI ilegal itu dideportasi dari Arab Saudi karena melanggar izin batas tinggal (overstay).

Dalam lain hal, mereka juga dikategorikan senagai PMI ilegal lantaran morotarium dengan Arab Saudi sudah tidak buka sejak 2015.

"193 PMI ini rata-rata masalah yang mereka hadapi adalah overstay. Kedua, rata-rata sebelumnya mereka berangkat pasti unprosedural. Karena kita moratorium sudah cukup lama," ujar Menteri Karding, di Terminal 3 Bandara Soetta.

"Jadi mereka ini biasanya pakai visa ziarah, visa umroh, dan juga turis biasa, makanya unprosedural," sambung Karding.

Masih dikatakan Karding, sebagai tanggung jawab, pihaknya memastikan seluruh 193 pekerja itu bakal dapat penampungan sebelum diberangkatkan ke rumah mereka masing-masing.

"Jadi nanti bagi yang tidak dijemput oleh keluarganya, akan kita tampung dulu di tempat istilahnya penampungan dekat bandara. Sampai nantinya akan kita berangkatkan atau kawal masing-masing pekerja sampai ke rumahnya," tuturnya.

Tak hanya soal penampungan, pihaknya juga memastikan kesehatan bagi mereka yang mendapatkan perlakuan atau penyakit saat bekerja di Arab Saudi. 

"Soal penyakit tetap akan diperiksa, yang nginep di tempat penampungan nanti akan diperiksa. Seperti ada salah satu pekerja yang diborgol, jadi memang begitu kalau di penjara sana. Karena mereka dianggap sudah ilegal oleh otoritas yang ada di negara mereka bekerja atau di daerah mereka diperlakukan seperti itu," jelasnya.

Karding menambahkan, kedatangan 193 pekerja itu merupakan pemulangan gelombang kedua dari Arab Saudi. Nantinya, total jumlah keseluruhan yang akan dipulangkan ke Tanah Air sebanyak ribuan pekerja.

"Ini adalah gelombang kedua yang datang, sebelumnya ada 545 pekerja sudah sekitar seminggu yang lalu telah dipulangkan, dan masih ada 468 pekerja lagi dari seluruh total yang ada pemulangan khusus dari Arab Saudi 1.206 pekerja migran," ungkapnya.

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill