Connect With Us

Bawa Sabu Rp18 M, WN Iran Ditangkap

| Rabu, 21 September 2011 | 15:51

Pelaku pembawa sabu dengan modus dimasukan ke dalam tabung oksigen. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada  Senin (19/09) kembali melakukan pencegahan  penyelundupan  sabu sebanyak  9 Kg atau senilai Rp 18 miliar yang dilakukan oleh WN Iran  bernama Sarlakian.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo mengatakan,  modus pelaku yakni sabu disembunyikan di dalam dua tabung oksigen sebagai peralatan menyelam (personal effect).

"Dia mengirimkan paket kargo ke Indonesia. Dengan nama pengirim dan penerima Sarlakian (pelaku)," terang Gatot Rabu (21/09).

Pelaku datang ke Indonesia pada 17 September 2011 dengan  pesawat Emirates (EK-356) rute Iran-Dubai-Jakarta dan tiba pada  19 September 2011.

Pelaku melakukan pengurusan sendiri atas barang personal effect dengan dokumen kepabeanan dan telah mendapatkan pendaftaran PIBK No. 503965  19-September -2011.

"Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam diketahui diketahui barang sesuai.  Namun di dalamnya ditemukan kristal bening yang hasil laboraturium mini dinyatakan positif sabu. Namun, karena untuk mengembangkan, petugas membiarkannya terlebih dahulu," katanya.

Selanjutnya petugas Bea dan Cukai berkoordinasi dengan BNN dilakukan pengembangan (controlled delivery). " Pelaku ditangkap di sebuah hotel yang ada di daerah Mangga Dua, Jakarta. Setelah diikuti dari kargo impor Bandara, petugas kami dan BNN mengikutinya sampai ke hotel tersebut," terangnya.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Oza Olavia mengaku, sabu ini adalah sabu dengan kualitas terbaik. "Pelaku yang berprofesi sebagai maintenance perawatan alat menyelam mengaku dibayar U$D 1.000 untuk membawa barang tersebut . Ia bersedia melakukan itu dengan alasan untuk persiapan pensiun," terangnya. (DRA)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill