Connect With Us

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melaksanakan rangkaian kegiatan peringatan Bulan K3 Nasional 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem kerja melalui peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026.

Fokus utamanya menekan risiko kecelakaan kerja dan menjaga keandalan layanan penerbangan.

Mengusung tema kolaborasi lintas sektor, kegiatan yang berlangsung dari 3 hingga 10 Februari 2026 ini menyasar seluruh lini operasional, mulai dari area terminal hingga zona krusial seperti apron.

Rangkaian kegiatan tahun ini dirancang untuk menyentuh titik-titik rawan operasional. Salah satu aksi nyatanya adalah Safety Culture FOD Walk yang digelar di apron Terminal 3.

Kegiatan ini bertujuan memastikan area landasan bersih dari benda asing (Foreign Object Debris) yang dapat membahayakan mesin pesawat.

Selanjutnya, Terminal Safety Campaign dilaksanakan secara berkelanjutan pada 3 hingga 8 Februari 2026 di Terminal 1, 2, dan 3.

Dilanjutkan sosialisasi keselamatan kerja yang mencakup HIRADC, Safety Awareness FOD, dan Electric Vehicle airside pada 5 Februari 2026 secara daring.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan kegiatan donor darah pada 9 Februari 2026 di Auditorium 1 Gedung IAC, serta ditutup dengan Talkshow K3 dan CGK Safety Award pada 10 Februari 2026 di Auditorium 1 Gedung 600.

General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyampaikan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang beraktivitas di lingkungan bandara.

Menurutnya, budaya K3 harus tertanam kuat dalam setiap proses kerja guna melindungi pekerja serta menjaga keandalan operasional bandara.

“Keselamatan bukan hanya kewajiban untuk memenuhi regulasi, tetapi merupakan budaya kerja yang harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh stakeholder. Melalui peringatan Bulan K3 Nasional ini, kami meneguhkan kembali komitmen bersama untuk membangun ekosistem keselamatan yang profesional, andal, dan kolaboratif di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Heru, Kamis 5 Februari 2026.

Heru menambahkan bahwa penerapan budaya K3 yang kuat akan berdampak langsung pada kelancaran operasional bandara dan kualitas layanan kepada pengguna jasa.

“Dengan keterlibatan aktif seluruh stakeholder, diharapkan standar keselamatan kerja dapat terus terjaga seiring dengan meningkatnya kompleksitas operasional bandara,” tutup Heru.

Melalui peringatan Bulan K3 Nasional 2026 ini, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menegaskan komitmen untuk terus memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten dan berkelanjutan.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

HIBURAN
Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 10:11

Memilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill