Connect With Us

Pesawat Garuda Indonesia Diancam Bom

| Rabu, 5 Oktober 2011 | 20:14

Garuda Indonesia yang diamncam bom. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-601 dengan rute Manado-Jakarta, diancam bom oleh seseorang yang mengirimkan pesan elektronik (faximili) ke kantor Garuda Indonesia, Rabu (5/10). 

  
Namun, ketika seluruh isi pesawat disisir, ternyata peristiwa itu hanya ancaman belaka.  Hal tersebut dikatakan oleh Kapolres Metro Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Reynhard Silitonga, sesuai memeriksa pesawat yang diteror tersebut. “Sore tadi ada fax gelap ke kantor Garuda Indonesia. Dan, menyatakan, pesawat tersebut akan meledak 30 menit sebelum sampai di Jakarta,” terangnya.
 
Tetapi setelah Tim Gegana tuntas menyisir kargo atau barang bawaan pesawat Garuda GA-601. Seperti juga badan pesawat dan bagasi, kargo pesawat juga dinyatakan aman dari ancaman bom. Polisi kini akan mendalami pengiriman faks ancaman bom.

"Setelah tim dari Gegana dan Polres Bandara diturunkan, setelah disisir, dari pesawat, bagasi dan kargo semua clear," kata Kapolres ditemui di Airport Fire and Rescue Bandara Soekarno Hatta, Rabu (5/10) pukul 18.10 WIB. Ditanya soal asap hitam yang muncul di lokasi setelah pesawat dipindahkan dari tempat evakuasi? "Oh itu bukan apa-apa," jawab Reynhard tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Situasi bandara pun diakuinya  sudah terkendali dan tidak ada penumpang yang terluka. Soal pengirim faks itu, menurutnya akan diusut oleh Polda Metro Jaya.

"Siapa yang mengirim faks ini, kita tingkatkan ke penyidikan tingkat yang lebih tinggi lagi (Polda Metro Jaya)," kata Reynhard.Di tempat yang sama Kepala Cabang Bandara Soekarno-Hatta Soedaryanto mengatakan tidak ada jadwal penerbangan yang terganggu. "Seluruh penerbangan berjalan normal, tidak ada yang terganggu," ujarnya.(DRA)
TANGSEL
Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:11

Merasa sehat bukan berarti kadar gula darah dalam tubuh berada dalam kondisi normal. Diabetes melitus dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan sehingga sering kali diabaikan.

KOTA TANGERANG
Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18

Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill