Connect With Us

Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:24

Keramaian penumpang pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang saat periode libur panjang perayaan Isra Mikraj dan Imlek 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan guna mencegah masuknya wabah Hantavirus ke Indonesia.

Pengawasan ketat kini diberlakukan bagi pelaku perjalanan luar negeri, terutama mereka yang datang dari negara-negara dengan temuan kasus aktif.

 

Fokus 4 Negara Risiko Tinggi

Kepala BBKK Bandara Soekarno-Hatta Naning Nugrahini mengungkapkan pihaknya memberikan perhatian ekstra terhadap penerbangan langsung maupun transit dari negara-negara yang telah mengidentifikasi keberadaan virus ini.

"Kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap negara-negara yang sudah menemukan atau teridentifikasi ada virus Hanta, seperti Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama. Ini ada empat negara yang kami lakukan pengetatan ekstra," ujar Naning, Rabu 13 Mei 2026.

Untuk memastikan tidak ada celah penularan, BBKK menerapkan standar kesehatan berlapis bagi setiap penumpang yang mendarat.

Penumpang wajib mengisi deklarasi kesehatan melalui aplikasi Satu Sehat untuk memetakan profil risiko. Kemudian, pemantauan suhu menggunakan thermal scanner dan observasi visual secara ketat di jalur kedatangan.

"Jika ditemukan tanda-tanda mencurigakan, dokter bandara akan melakukan pemeriksaan mendalam di tempat," jelas Naning.

 

Jalur Evakuasi Khusus

Bandara Soetta kini telah menyiapkan infrastruktur khusus untuk menghadapi penyakit menular. Jika seorang penumpang dinyatakan probable (terindikasi kuat) terpapar Hantavirus, petugas akan langsung melakukan evakuasi melalui jalur khusus ke Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI). Keamanan proses evakuasi juga menjadi prioritas.

"Di ambulans penyakit menular ada sistem dekontaminasi. Virus, bakteri, atau kuman dari orang yang dicurigai tadi bisa langsung didekontaminasi sehingga tidak menular ke orang lain," kata Naning.

Meskipun saat ini pengawasan fokus pada empat negara, Pemkot Tangerang dan otoritas bandara tidak menutup kemungkinan untuk memperluas daftar negara pengawasan jika persebaran virus ditemukan di lokasi baru.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta memastikan aplikasi Satu Sehat selalu aktif saat melakukan perjalanan internasional guna mempermudah proses skrining kesehatan di gerbang masuk negara.

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

TANGSEL
Kebakaran Ruko di Serpong Sebabkan Kerugian Rp1,2 Miliar

Kebakaran Ruko di Serpong Sebabkan Kerugian Rp1,2 Miliar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:00

Sebuah ruko yang dijadikan bisnis laundry di Jalan Lengkong Karya, RT 001/001, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ludes terbakar pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill