Connect With Us

5 Tersangka Bandar 80 Ribu Ekstasi Ditangkap

| Jumat, 23 Maret 2012 | 18:14

Tersangka. (tangerangnews / dira)



TANGERANG-Lima tersangka bandar ekstasi dengan barang bukti 80 ribu ekstasi telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Terminal 1 C sekitar pukul 16.40 WIB dari Palembang.

Kelimanya adalah,  YD (pengatur kurir),  FR (pembawa barang dari Jakarta ke Palembang),  HR ( menghitung atau membagi dan bungkus ekstasi) ,  AG ( menyimpan barang) dan  WH (seorang narapinda di Lapas Matamerah, Palembang sekaligus otaknya).

Kelimanya adalah WNI yang berasal dari  Palembang dan Jakarta. Seluruh tersangka dibawa dengan pengawalan ketat dengan dua mobil, yakni dari Mabes Polri dan BNN menuju ke Mabes Direktorat IV Narkotika, Cawang, Jakarta.


Direktur Narkoba Bareskrim Mabes Polri Brigjen Arman Depari mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengejaran kepada kelompok ini sejak satu tahun yang lalu. Sebelumnya, jaringan kelompok ini sudah tertangkap dengan barang bukti 40 ribu ekstasi.

"Namun, Awal Februari kemarin, kita melihat mereka kembali beraktifitas. Mereka memulai lagi aktifitasnya dan kita berhasil menyita 80 ribu butir ekstasi," ujar Arman di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (23/03) sore.

Ditanya berapa nilainya, Arman mengaku yang terpenting ekstasi tersebut tidak sampai menyebar ke masyarakat. "Relatif harga perbutirnya," kata Arman.

Arman menerangkan, pengendali jaringan ini adalah WH alias SC seorang narapidana di Lapas Mata Merah Palembang.

"Ini merupakan sindikat jaringan Internasional. Kita duga barang ini berasal dari Malaysia. Masuk ke Indonesia melalui pulau-pulang terpencil dari laut menuju ke Jakarta. Sampai Jakarta barang ini di kirim ke Palembang dengan angkutan darat. Ekstasi ini juga akan didistribusikan ke Kalimantan dan Sumatera Utara," katanya.

Kelima tersangka itu ditangkap pada Kamis (22/03/2012) malam. "Saat ditangkap mereka sedang pesta ekstasi di sebuat tempat di wilayah Kota Palembang," ujarnya. (DRA)

KAB. TANGERANG
 Pabrik Baja di Tangerang Sudah Kemplang Pajak Sejak 2016, Begini Modusnya

Pabrik Baja di Tangerang Sudah Kemplang Pajak Sejak 2016, Begini Modusnya

Kamis, 5 Februari 2026 | 19:13

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI) menyebut sebanyak 40 perusahaan yang bergerak di sektor baja yang ada di Indonesia melakukan pengemplangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sejak tahun 2016.

BANTEN
Tekanan Keuangan Jadi Alasan Pabrik Baja PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon Hentikan Operasi

Tekanan Keuangan Jadi Alasan Pabrik Baja PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon Hentikan Operasi

Kamis, 5 Februari 2026 | 12:43

Aktivitas produksi PT Krakatau Osaka Steel di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, resmi terhenti. Perusahaan baja hasil kerja sama antara Osaka Steel Co, Ltd. dari Jepang dan PT Krakatau Steel (Persero) itu memutuskan menutup pabriknya

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill