Connect With Us

Tertidur di dalam Mobil, Pria Tewas di Bandara

| Rabu, 9 Mei 2012 | 13:20

 
TANGERANG-Seorang pria bernama Iksan ,40, warga Kampung Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan ditemukan tewas di parkiran Teminal Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (8/5) malam. Ketika ditemukan, pada bagian mulut, hidung dan telinga korban mengeluarkan darah.
 
Jenazah korban telah dievakuasi ke balai kesehatan. Diduga, korban tewas akibat keracunan udara dari Air Conditioner (AC) mobil saat tertidur dalam mobil.
 
Saat ditemukan, AC mobil masih dalam kondisi menyala. Menurut Ali Ghani, salah seorang saksi mata mengatakan, korban pertama kali ditemukan  petugas parkir yang sedang mengontrol kenderaan yang diparkir di terminal itu.
 
Saat ditemukan tubuh korban kaku di jok depan sebelah kanan mobil.  Kaget dengan temuan tersebut, petugas parkir melapor ke petugas Pospol Terminal 2.  Kapospol i Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Ajun Komisaris Jajang membenarkan kejadian itu.
 
Menurut Jajang, dari hasil pemeriksaan para saksi diketahui, mobil yang dikemudikan korban sudah dua hari diparkir di lokasi itu. "Dugaan sementara, korban tewas akibat keracunan CO2 yang keluar dari AC mobil," kata Jajang. (RAZ)

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill