Connect With Us

PT Angkasa Pura II Serahkan 3 Ambulans Puskesmas Keliling

| Rabu, 5 September 2012 | 14:38

Deputy Senior General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bram Baroto, Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II, Laurensius Manurung, Sekda Kota Tangerang Harry Mulya Zein dan Camat Benda. (tangerangnews / dira)


Reporter : Dira Derby

TANGERANG-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II menyerahkan bantuan tiga ambulans puskesmas keliling di tiga kecamatan, yakni Puskesmas Kecamatan Benda, Kecamatan Batuceper , Kota Tangerang dan satu Puskesmas di Kabupaten Tangerang, yakni Puskesmas Kosambi.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II,   Laurensius Manurung kepada Sekda Kota Tangerang Harry Mulya Zein.  Dalam penyerahan itu, Laurensius menjelaskan, sebenarnya program bantuan ini sudah dilakukan seperti tahun lalu.

“Pada tahun sebelumnya, kami menyerahkan dua ambulans puskesmas keliling kepada Puskemas di Kecamatan Teluknaga dan Puskesmas di Kecamatan Neglasari. Kami memohon maaf kalau baru bisa memberikan bantuan seperti ini, untuk kemudian kendaraan ini setelah diserahterimakan menjadi tanggung jawab pak camat atau puskesmas, barang kali,” ujar Laurensius, Rabu (9/5).

Laurensius berharap tahun depan PT Angkasa Pura akan kembali memberikan bantuan yang sama kepada puskesmas lain di wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. “Ini diambil dari keuntungan yang diperoleh PT Angkasa Pura II dalam setahun. Karena memang disediakan dari keuntungan sebanyak 2,5% dari keuntungan,” terangnya.

Laurensius juga berharap ada kerjasama lainnya dari pemerintah daerah dan masyarakat di sekitar bandara. 
“Tolong beritahu kami kalau ada kebutuhan yang sifatnya untuk masyarakat umum, bukan pribadi atau kelompok. Misalnya, membangun saluran air, kamar mandi umum, kami akan membangunnya, tetapi dengan syarat tanahnya disediakan dari masyarakat. Karena kami tidak diperbolehkan membeli lahan,” terangnya.

Laurensius juga menjelaskan, pada tahun ini pihaknya sudah menggelontorkan program kegiatan bina lingkungan (PKBL) sebanyak Rp9,55 miliar. “Sedangkan program kemitraan dengan jumlah 1.333 mitra usaha yang berasal dari masyarakat sekitar bandara, dengan nilai Rp19,6 miliar,” jelasnya.

Meski telah sebanyak itu, menurut Laurensius, tetap saja masih banyak masyarakat yang belum merasakan bantuan dari PT Angkasa Pura II. “Kami berjanji akan menyalurkan kembali setiap tahunnya, tetapi tahun-nya. Kami minta maaf kalau masih ada kekurangan dan gangguan, karena ada yang bilang akibat Bandara Soekarno-Hatta, ayam, bebeknya tidak bisa bertelur, bakan maaf ada yang bilang akibat Bandara Soekarno-Hatta istrinya tidak memiliki anak,” katanya.

KAB. TANGERANG
Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:29

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku yang menganiaya dan memaksa masturbasi seorang pria berinisial PG, 25, yang merupakan pegawai bank keliling di Panongan, Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill