Connect With Us

Jembatan Putus di Serang, 2 Belum Ditemukan

Dira Derby | Rabu, 22 Januari 2014 | 00:19

Jembatan Gantung di Kota Serang Terputus (Abi / TangerangNews)


BANTEN- Jumlah korban dari tragedy jembatan gantung yang putus di Sungai Banten, Kelurahan Kota Baru, Kota Serang, Banten ternyata tidak sebanyak yang sebelumnya diberitakan.  Menurut informasi yang didapat dari Tim SAR setempat, jumlah korban yang terhempas karena jebatan gantung tersebut putus ada sekitar 26 orang. Namun, dari 26 orang tersebut, dua belum diketemukan.
 
Hingga pukul 20.30 WIB dua korban  yang belum dtemukan masing-masing bernama Firdaus ,14 tahun dan Rajmatulloh. Keduanya warga Kampung Pasar, Kota Serang.

Adapun korban yang berhasil selamat yaitu : 
1. Santi M (16)
2. Dela (12)
3. Rizam (12)
4. Ihya (15)
5. Adung (40)
6. Putri (10)
7. Rapli (11)
8. Agung(12)
9. Haikal (8)
10. Loi (10)
11. Kaka (11)
12. Pani (12)
13. Lira (12)
14. Fajar(12)
15. Imam (11)
16.Dela (15)
17. Almi
18. Ipeh
19. Farah
20. Sofi
2.1 Saas
22. Rehan
23. Nanda
24. Rijun
 
 
PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

KOTA TANGERANG
Jelang Mudik Lebaran 2026, Jalan M Toha Karawaci Diaspal Ulang

Jelang Mudik Lebaran 2026, Jalan M Toha Karawaci Diaspal Ulang

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:59

Sejumlah infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026 mulai diperbaiki. Salah satu yang menjadi fokus penanganan adalah pengaspalan ulang di sepanjang Jalan M. Toha, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

BISNIS
Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Senin, 9 Maret 2026 | 21:57

Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill