Connect With Us

Jembatan Putus di Serang, 2 Belum Ditemukan

Dira Derby | Rabu, 22 Januari 2014 | 00:19

Jembatan Gantung di Kota Serang Terputus (Abi / TangerangNews)


BANTEN- Jumlah korban dari tragedy jembatan gantung yang putus di Sungai Banten, Kelurahan Kota Baru, Kota Serang, Banten ternyata tidak sebanyak yang sebelumnya diberitakan.  Menurut informasi yang didapat dari Tim SAR setempat, jumlah korban yang terhempas karena jebatan gantung tersebut putus ada sekitar 26 orang. Namun, dari 26 orang tersebut, dua belum diketemukan.
 
Hingga pukul 20.30 WIB dua korban  yang belum dtemukan masing-masing bernama Firdaus ,14 tahun dan Rajmatulloh. Keduanya warga Kampung Pasar, Kota Serang.

Adapun korban yang berhasil selamat yaitu : 
1. Santi M (16)
2. Dela (12)
3. Rizam (12)
4. Ihya (15)
5. Adung (40)
6. Putri (10)
7. Rapli (11)
8. Agung(12)
9. Haikal (8)
10. Loi (10)
11. Kaka (11)
12. Pani (12)
13. Lira (12)
14. Fajar(12)
15. Imam (11)
16.Dela (15)
17. Almi
18. Ipeh
19. Farah
20. Sofi
2.1 Saas
22. Rehan
23. Nanda
24. Rijun
 
 
SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill