Connect With Us

Jokowi Kalah di Banten Karena Tak Dibantu Rano Karno

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 10 Juli 2014 | 20:08

Rano Karno, Arief R Wismansyah dan Sachrudin (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

TANGERANG-Partai koalisi pengusung calon presiden nomor urut 2 Jokowi-Jusuf Kalla tingkat Banten memberikan sikap terkait kekalahan suara pasangan tersebut di Banten.
 
Ketua DPD PDIP Provinsi Banten Ribka Tjiptaning mengatakan, kekalahan Jokowi di Banten karena tidak ada kepala daerah yang membantu. Sementara Rano Karno yang juga kader PDIP, meski menjabat sebagai Plt Gubernur Banten, tetap tidak mendongkrak suara Jokowi.
 “Kita tidak punya kepala daerah yang membantu kita. Ini kan otonomi daerah, meski kita punya Rano, tetapi kalau wali kota dan bupatinya bukan orang kita tetap tidak bisa. Mereka pasti mengerakkan camat dan lurah, semua sudah terorganisir,” jelasnya saat rapat koordinasi partai koalisi tingkat banten di Hotel Istana Nelayan, Kota Tangerang, Kamis (10/7).
 
Meski demikian, kata Ribka, pihaknya telah berupaya menggerakkan kader untuk memenangkan Jokowi. Pasalnya, sebelum pencoblosan, suara Jokowi lebih rendah 30 persen dari Prabowo. Sedangkan setelah pencoblosan, selisih suara berkurang selisih 13 persen.
 
“Ini kan berarti ada perlawanan dari kader untuk meningkatkan prosentase suara. Namun, itu masih hasil quick count, kita tetap optimis memang. Jadi kita akan terus kawal suara dari PPS sampai ke KPU Kota/Kabupaten, KPU Provinsi hingga KPU pusat agar suara tetap sama, kalau bisa ditekan sampai 11 persen,” jelasnya.
 
Berdasarkan hasil quick count RRI, perolehan suara nasional Jokowi-Kalla 52,52 persen, sementara suara Prabowo-Hatta 47,48 persen. Sedangkan di Provinsi Banten suara Jokowi-Kalla 43,07 persen, pasangan Prabowo-Hatta 58,93 persen.
 
 
 
 
MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TANGSEL
Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dijadwalkan akan mengumumkan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Negeri Tahap I untuk jalur domisili pada malam ini, Kamis, 26 Juni 2026, tepat pukul 21.00 WIB.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill