Connect With Us

Mahasiswa Banten Harus Menjadi Agen Perubahan

Wahyu | Kamis, 18 Desember 2014 | 18:16

Front Aksi Mahasiswa (FAM) Banten (Wahyu / TangerangNews)

TANGERANG- Perhelatan Akbar Hari Ulang Tahun (Harlah) Front Aksi Mahasiswa (FAM) Banten yang ke-14 digelar di  Aula kantor Baznas, Jalan Ciceri Pisang Mas Kota Serang, Provinsi Banten. Kegiatan tersebut dilaksanakan Rabu (16/12) lalu.
 
Dalam acara itu, para mahasiswa Banten diajak untuk sepakat untuk sadar akan budaya. "Karena dengan budaya, lahir lah  Pancasila dan UUD 45, "ujar Budayawan Banten Tubagus Saptani Suria yang hadir sebagai narasumber pada acara itu. 
 
Kenapa harus melestarikan budaya, menurut dia, dengan berbudaya dapat mendorong nilai toleransi, seperti kerja bergotong royong dalam mengisi kehidupan sehari-hari. 
 
 Sementara itu, FAM yang kini diketuai oleh Wenry Anshori Putera mengatakan, mahasiswa harus menjadi agen perubahan.
 
"Mahasiswa harus menjadi gerakan agent of change (sebagai agen perubahan). Karenanya harus bisa mengontrol seluruhnya," kata Ketua FAM Banten itu.
KAB. TANGERANG
Pembunuhan Wanita di Pasar Kemis Direkayasa Jadi Bunuh Diri, Terungkap Gegara Isi Chat

Pembunuhan Wanita di Pasar Kemis Direkayasa Jadi Bunuh Diri, Terungkap Gegara Isi Chat

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:40

Jajaran Polresta Tangerang berhasil membongkar skenario licik di balik kematian seorang wanita berinisial R, 29.

BANTEN
Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:49

Wakil Gubernur (Wagub) Banten A. Dimyati Natakusumah menilai bahwa potensi pariwisata yang dimiliki Banten sebenarnya memiliki keunggulan kompetitif, jika dibandingkan dengan destinasi populer lain seperti Bal

NASIONAL
Mensos Targetkan Sekolah Rakyat Tampung 150 Ribu Siswa pada 2027

Mensos Targetkan Sekolah Rakyat Tampung 150 Ribu Siswa pada 2027

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:28

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul menargetkan sebanyak 150.000 siswa dapat mengikuti program Sekolah Rakyat pada 2027.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill