Connect With Us

Tonno Sapoetro: Kami Perkuat Visi Perubahan Kota Cilegon

Muhamad Ikbal | Kamis, 12 September 2019 | 22:04

Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Firdaus bersama Tonno Sapoetro. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com-Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat ini, sengaja meluangkan waktunya untuk silaturahmi dengan Tonno Sapoetro. Pertemuan keduanya dikemas sederhana.

Firdaus mengenakan kemeja warna hitam terlihat tampak serius bercengkrama dengan Tonno Sapoetro dengan balutan kemeja putih.

Banyak hal yang didiskusikan, termasuk tentang perubahan Kota Cilegon. Mulai soal pembangunan pelabuhan, investasi, persoalan Pilkada  Cilegon hingga masalah gratifikasi. 

Firdaus yang didaulat masyarakat Pers untuk maju di Pilkada Cilegon tahun depan tak menampik tujuannya bertemu Tonno Sapoetro membahas bagaimana  proses pencalonan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Pilkada Cilegon. 

Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Firdaus bersama Tonno Sapoetro.

“Pak Tonno Sapoetro merupakan praktisi yang puluhan tahun mengenal seluk beluk masyarakat industri di Cilegon, untuk mengukuhkan rencana kami maju di Pilkada pastinya selalu lakukan diskusi secara intens,” kata Firdaus. 

"Kita bicara tentang yang paling mungkin. Siapapun calon walikotanya, sebaiknya pro-perubahan dapat mengerucut menjadi satu pasang calon melawan petahana. Saya berharap, siapapun calon walikotanya, Pak Tono sebagai representasi yang disandingkan dengannya. Cilegon sebagai kota industri, sudah sepantasnya masyarakat industri terlibat dalam pengambilan kebijakan," tandas Firdaus.

Baca Juga :

Sewaktu ditanyakan kepada Tonno Sapoetro, Ia mengaku pertemuannya dengan tokoh pers Banten itu hanyalah pertemuan biasa.

“Pertemuan ini, hanya silaturahmi biasa, karena kami secara rutin biasa berdiskusi, kita ini harus banyak teman dan terus memperkuat visi perubahan Kota Cilegon," ungkap Tonno.

Ketika ditanyakan kesiapan mereka maju pada Pilkada di Kota Cilegon akan datang, Tonno mengatakan pertemua ini membahas seputar Kota Cilegon, termasuk rencana untuk maju bersama. "Tetapi, jika ada yang lebih _possible_ (mungkin), kami berdua siap mendukung” kata Tonno diamini Firdaus.

Sekedar diketahui, semenjak nama Tonno Sapoetro banyak diperbincangkan di ruang-ruang publik, berbagai kalangan sudah menemuinya.

Terkhusus mereka yang juga digadang-gadang bakal ikut bertarung meramaikan bursa bakal calon WakilWali Kota cilegon.

Diakhir pertemuan, Tono Sapoetro juga memberikan bantuan untuk Journalist Boarding School yang diterima oleh Adi Adam, Humas Journalist Boarding School.(RMI/HRU)

BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill