Connect With Us

Belasan Warga Banten di Papua Minta Pulang, WH Kirim Utusan

Yudi Adiyatna | Selasa, 1 Oktober 2019 | 22:15

Gubernur Banten Wahidin Halim. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim merespon cepat terkait kabar adanya belasan warga asal Provinsi Banten yang terlantar di wilayah Wamena, Papua. Belasan warga tersebut pun mengaku ingin segera kembali ke Banten namun terkendala ketiadaan biaya.

"Bahwa ada 17 orang warga Banten yang tinggal di Papua sekarang mengalami kesulitan minta dievakuasi sekaligus meminta dikembalikan ke wilayah Banten , namun tak ada biaya untuk kembali, "terang Wahidin Halim dalam keterangan video yang diunggah di akun instagramnya wh_wahidin, Selasa (1/10/2019). 

Terkait hal tersebut, WH menyebut akan segera memfasilitasi dan menjemput belasan warga Banten tersebut dari Papua dengan mengutus pejabat pemerintah dari Provinsi Banten. 

"Tadi saya tugaskan Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Banten untuk memimpin tim berangkat ke Papua, kita berharap warga itu bisa dibawa pulang ke sini, sambil menunggu situasi kondusif,” lanjutnya.

Sebagai pimpinan wilayah Provinsi Banten, dirinya mengaku  prihatin atas peristiwa yang terjadi di Papua. Ia pun mengimbau kepada masyarakat Banten  tetap tenang dan mempercayakan kepada pemerintah untuk mengatasi persoalan yang terjadi. 

“Tentu sebagai Gubernur saya punya kewajiban untuk membela dan membantu masyarakat Banten yang ada di Papua, dan saya sebagai Gubernur Banten prihatin dengan peristiwa yang terjadi di Papua. Mudah-mudahan ini menjadi catatan sejarah, dimana sebagai warga Banten kita tidak perlu menanggapi dengan emosi, namun menyikapi bahwa bagaimana untuk mengembalikan mereka kembali ke Banten,” ujarnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill