Connect With Us

Sebanyak 4.300 Tabung Gas 3 Kg Ditarik

| Rabu, 14 Juli 2010 | 18:07

Tabung Gas 3 Kg Palsu (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Sebanyak 4300 tabung gas elpiji 3 kg yang beredar di Kota Serang akan ditarik PT Pertamina. Ribuan tabung gas yang ditarik itu, kondisinya sudah rusak serta tidak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).
 
Kasi Perlindungan Konsumen, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Kota Serang, Cahyana mengatakan, dari hasil Sidak yang dilakukannya dengan Polres Serang, ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE), di wilayah Palima, Kota Serang, kemarin, terdapat 4300 tabung gas 3 kg yang telah ditarik oleh SPBE dari masyarakat.
 
Menurut Cahyana, ribuan tabung gas 3 kg itu ditarik dari masyarakat itu melalui agen-agen elpiji saat melakukan isi ulang. Tabung gas yang ditarik itu, akan digantikan dengan tabung baru yang telah disiapkan oleh PT Pertamina. “Hasil komunikasi kami dengan pihak SPBE, dari 4300 tabung yang ditarik itu, sebanyak 3000 telah diganti dengan yang baru,” kata Cahyana usai Sidak, hari ini.
 
Tidak hanya itu, dari hasil sidak yang dilakukanya ke beberapa agen elpiji di Kota Serang yakni PT Sumbu Sinar Plaju dan PT Tulus Mulus. Disperindagkop menemukan sebanyak 23 tabung gas yang tidak ber SNI. “Dari hasil sidak, kami menemukan yang tidak ber- SNI,” ujarnya.
 
Sementara itu, Kabid Perdagangan, Disperindagkop, Kota Serang, Agus Prayogo mengatakan, dengan adanya penemuan tabung yang tidak ber-SNI, dirinya langsung memberi peringatan pada setiap agen untuk tidak menjualnya. "Jika tiga kali diingatkan namun tidak dilaksanakan, terpaksa kami serahkan kepada kepolisian," kata Agus Prayogo.(tm/dira)

NASIONAL
Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57

Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Pria Ngaku Anggota KPK Sekap Nenek 70 Tahun di Serpong

Pria Ngaku Anggota KPK Sekap Nenek 70 Tahun di Serpong

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:27

Seorang pria berinisial EJ, 45, diringkus Jajaran Unit Reskrim Polsek Serpong lantaran melakukan aksi penipuan disertai penyekapan seorang perempuan lanjut usia berinisial ITS, 70.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill