Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras
Senin, 18 Mei 2026 | 21:15
Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.
TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Resor (Polres) Lebak Polda Banten siaga bencana alam menghadapi badai La Nina yang ditandai curah hujan meningkat disertai angin kencang juga gelombang tinggi.
"Kami menginstruksikan semua Polsek siaga selama 24 jam untuk melayani masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam," kata Kapolres Lebak AKBP Teddy Rayendra di Lebak, Senin 29 November 2021, seperti dikutip dari Antara.
Kabupaten Lebak hingga kini merupakan daerah langganan bencana banjir dan longsor, karena lokasinya pegunungan, perbukitan, dan aliran sungai.
Potensi bencana alam tersebut jika terjadi cuaca buruk, seperti hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi.
Saat ini, kata dia, curah hujan meningkat sehingga masyarakat khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana alam dapat meningkatkan kewaspadaan untuk mengurangi risiko kebencanaan.
"Kami minta warga dapat meningkatkan waspada bencana alam sehubungan curah hujan meningkat, " kata Teddy.
Menurut dia, Kepolisian Lebak juga bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mengantisipasi bencana alam.
Bahkan, peralatan evakuasi sudah dipersiapkan untuk membantu evakuasi agar tidak menimbulkan korban jiwa.
"Semua anggota kepolisian untuk penanggulangan kebencanaan memiliki kompetensi untuk mengoperasikan peralatan evakuasi di lokasi bencana alam," tuturnya.
Teddy juga mengimbau nelayan di pesisir selatan agar meningkatkan kewaspadaan gelombang tinggi disertai angin kencang.
Saat ini, gelombang tinggi di pesisir selatan cukup membahayakan nelayan tradisional.
Oleh karena itu, nelayan sebaiknya waspada cuaca buruk tersebut guna menghindari kecelakaan laut.
"Kami berharap nelayan dapat meningkatkan waspada gelombang tinggi," kata Teddy.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama mengapresiasi kesiapsiagaan kepolisian menghadapi badai La Nina yang berpotensi menimbulkan bencana banjir dan longsor.
Bahkan, anggota Polsek di masing-masing wilayahnya saat hujan meningkat mereka selalu melakukan pengecekan debit air sungai.
"Kami hingga kini terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk menghadapi cuaca buruk seperti sekarang ini yang ditandai hujan meningkat dan berpotensi bencana alam," katanya.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.
TODAY TAGPelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews