Connect With Us

Jumlah Covid-19 Varian Omicron di Banten Lampaui Kasus Delta

Tim TangerangNews.com | Senin, 7 Februari 2022 | 20:53

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (@TangerangNews / Setkab)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut Banten termasuk provinsi yang memiliki kasus Covid-19 dengan varian Omicron sudah melebihi kasus Covid-19 saat varian Delta menginfeksi pada periode Juni-Agustus 2021. Selain Banten ada dua provinsi lainnya, yaitu DKI Jakarta dan Bali.

"Sekarang sudah ada tiga provinsi yang jumlah kasusnya melebihi jumlah kasus gelombang Delta lalu," kata Budi dalam konferensi pers secara virtual,  Senin 7 Februari 2022.

Budi menyebutkan pertama, yaitu DKI Jakarta jumlah kasusnya sudah 15.800 padahal puncak DKI sebelumnya 14.600. Kedua, Provinsi Banten jumlah kasusnya 14.800, padahal gelombang Delta yang lalu paling tinggi 13.900.  Ketiga, Provinsi Bali jumlah kasusnya sempat menyentuh 2.000, sedangkan tertinggi gelombang Delta saat itu 1.900 kasus.

Menurut Budi, dari kasus harian Covid-19 ketiga provinsi tersebut, pasien yang dirawat di rumah sakit masih 30-50 persen dari total kasus."Jadi yang ingin saya sampaikan, tidak usah usah panik melihat jumlah kasus tinggi karena yang penting sekali publik memahami bahwa jumlah kasus akan naik tinggi,” tuturnya.

Budi mengatakan, di  negara-negara lain jumlah kasusnya bisa 2-3 kali Delta, sehingga yang terpenting masyarakat Indonesia menjalankan terus protokol kesehatan.

Tujuannya, lanjut Budi, agar pasien yang yang masuk ke rumah sakit dan yang wafat dapat dikurangi. "Kemudian yang penting juga provinsi-provinsi yang naik kita perketat protokol kesehatan dan kurangi mobilitas," kata dia.

Selain itu, Budi menyampaikan bahwa pemerintah juga memutuskan untuk menaikkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke Level 3 untuk kawasan aglomerasi.

"Berdasarkan level asesmen saat ini, kami sampaikan bahwa aglomerasi Jabotabek, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, dan Bandung Raya ke Level 3,” ucap Budi. 

Hal tersebut, sambung Budi, terjadi bukan hanya akibat tingginya kasus tetapi juga karena rendahnya tracing.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill