Connect With Us

Wakil Sekretaris DPD Demokrat Banten Dirujak Warganet Usai Kritik Ganjar Soal Jalan di Blora Jawa Tengah

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 10 Mei 2023 | 11:26

Tangkapan layar cuitan Wakil Sekretaris III DPD Banten, Yepry Rinaldi (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Wakil Sekretaris III Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Banten Yepry Rinaldi, dihujat warganet usai menyampaikan kritikan soal jalan di Kecamatan Blora, Jawa tengah.

Kritikan itu ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya @YepryR, Yepry menilai Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak fokus terhadap infrastruktur jalan di wilayahnya.

"Kecamatan Rawan Blora Jawa tengah rusak parah sudah 3 bulan lebih tidak ada lanjutan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Gubernur aktif seharusnya fokus untuk infrastruktur jalan di wilayah Jawa tengah agar nyaman untuk para pengendara," tulis Yepry dikutip pada Rabu, 10 Mei 2023.

Yepry pun menyinggung perihal Ganjar yang kerap disebut sebagai petugas partai oleh PDI Perjuangan tempatnya bernaung, hal ini merujuk pada pengusungan Gubernur Jawa Tengah itu sebagai calon presiden dalam konstelasi Pemilu 2024 mendatang.

"Jika ingin fokus menjadi petugas partai saya rasa lebih baik mundur, biar ada plt yang benar benar fokus memperhatikan masyarakat Jawa tengah," imbuh Yepry.

Tak lama setelah itu, Ganjar Pranowo membalas cuitan dari Yepry dengan menyatakan telah memperbaiki jalan yang dikritik tersebut.

"Ruas jalan yang parah sudah kami perbaiki seperti di Ruas Kunduran-Blora (bagian dari Purwodadi-blora)," ucap Ganjar.

Selain itu, Ganjar balik menyindir Yepry lantaran perhatiannya terhadap Jawa Tengah meski dirinya berada di wilayah Banten.

"Ada perintah lain ndan? Terima kasih pak Yepry Rinaldi, sebagai kader Partai Demokrat Banten sangat perhatian dengan Jateng. Kami akan terus belajar dari panjenengan dan Pemprov Banten yang sangat maju di segala bidang," kata Ganjar.

Cuitan dari Yepry Rinaldi pun menuai beragam tanggapan dari warganet yang ikut menyindir wilayah Banten yang memiliki berbagai persoalan tersendiri.

"Harus belajar memang @ganjarpranowo dari banten jalannya bagus2, @YepryR dan pemerintah banten ini luarbiasa sekali kerjanya. Semoga jateng jalannya bagus2 ya kayak banten" sindir akun @Sembroe***.

"Wahh...denger2 banyak jln d banten yg ancur parah y," tulis akun @naninunan**.

"@YepryR coba kau tengok daerahmu tuh , jngn pura pura buta ya," tulis akun @Maudy_******.

"Mau ngritik tapi kurang up date jadinya malu2in..," tulis akun @sawerigading**.

"Bagus sih bapak sorotin jawa tengah. Tapi apa gak sebaiknya bapak fokus mengkritisi Banten yah. Kan bapak di sana. Dan Banten msh banyak jg kekurangannya. Jgn krn pilpres semut di seberang lautan nampak. Gajah di pelupuk mata gak nampak. Di jateng nanti demokrat jateng yg kritik," tulis akun @LovelyMen****.

Hingga tulisan ini dibuat, kata kunci Banten menjadi salah satu trending topik di Twitter dengan jumlah mencapai 4.859 tweets dari cuitan warganet.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06

Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.

KOTA TANGERANG
Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:03

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran puluhan cartridge berisi zat obat bius keras berjenis etomidate.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill