Connect With Us

Cuit Warga Tangerang di Twitter, Mulai Marah Air PDAM Kering

Denny Bagus Irawan | Selasa, 11 Agustus 2015 | 07:53

Cuit warga Tangerang yang mulai marah karena air PDAM tak mengaliri kediaman mereka. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-Warga Kabupaten dan Kota Tangerang mulai aktif  menggunakan sosial media sebagai penyampaian informasi. Di jejaring sosial Twitter milik warga yang dimention ke @tangerangnews, warga mulai marah karena  selama dua minggu air PDAM tak mengalir.

Berikut cuit mereka :

@Umiie_07
Tanah Tinggi kemarau, air PAM mati. Krisis air bersih. Toloooooongggg 
@tangerangnews @Kota_Tangerang

@DwiiRoring
@tangerangnews wadooh kaga ada air ini perum karawaci . Mati air ..... dari pagi sampe malem belum nyala

@beeant22
@DwiiRoring @tangerangnews ya mbayu..smpe pagi ini belum bisa (cimone permai)

@chamat81

@tangerangnews @InfoTNG123 sdh hampir 12jam air mati total di Perumnas tangerang. PDAM tangerang go To Hell!!!

@rianipurba
Taman Cibodas mati air dari semalem.. bagaimana ini @tangerangnews ?? ada tindakan kah?

@andrypratama
@tangerangnews air pam mati dari siang untuk daerah perumnas 1 tangerang.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill