Connect With Us

PDAM Tangerang Rugi Rp400 Juta Akibat Pintu Air 10 Jebol

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 30 Juli 2015 | 18:27

Dirut PDAM Tirta Benteng, Kota Tangerang Suyanto (Tengah) (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANG-Jebolnya Bendungan Pintu Air 10 menyebabkan PDAM tidak bisa memproduksi air bersih dari Sungai Cisadane selama dua hari kemarin. Akibatnya, PDAM mengalam kerugian sekita Rp400 juta.

 

Hal itu dikatakan Direktur PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang Suyanto saat meninjau Pintu Air 10, Kamis (30/7). Menurutnya, setiap hari PDAM memproduksi 32.000 meter kubik air untuk disalurkan kepada 27.000 pelanggan. Akibat jebolnya pintu air 10 sejak Selasa (28/7), PDAM tidak kehilangan 64.000 meter kubik air.

 

"Karena jebolnya pintu air mengurangi debit air Cisadane, sehingga air tidak masuk intake PDAM untuk diproduksi. Jadi dua hari itu kosong. Kita rugi Rp400 juta. Tapi bukan masalah kerugin materinya, melainkan pelayanan kepada masyarakat, apalagi saat ini musim kemarau," tukasnya.

 

Tidak hanya distribusi air ke rumah warga yang terganggu, tapi juga ke Bandara Internasional Soekarno Hatta. Di sana, membutuhkan 8640 meter kubik per harinya. "Distribsi ke bandara tetap, tapi agak berkurang. Ini bisa menjadi masalah Internasional," jelas Suyanto.

 

Sejak kemarin, pihaknya telah berupaya menyedot air baku dari Sungai Cisadane menggunakan bantuan pompa dari kementrian sebanyak tiga unit dan dari Dinas SDA sebanyak dua unit sekarang PDAM, sehingga sudah kembali berproduksi 370 liter per detik. Sehingga saat ini distribusi air kembali normal.

 

"Sudah normal, tapi ada bebrapa wilayah yang jauh yang masih tidak bisa disuply seperti Benda dan Cipondoh. Akhirnya kita suply dengan tiga mobil tanki PDAM dan tiga mobil tangki sewaan dari swasta," ujar Suyanto.

 

TANGSEL
Pemkot Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Pemkot Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Selasa, 28 April 2026 | 20:28

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mengintegrasikan layanan publik ke dalam satu ekosistem digital.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill