Connect With Us

Bandara bakal krisis Air, Dua Kepala Daerah Tangerang Tagih Janji Pusat

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 29 Juli 2015 | 18:00

Zaki dan Arief saat melihat langsung gotong royong perbaikan Pintu Air 10. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)


TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar nampaknya sudah gerah dengan rencana pemerintah pusat untuk menormalisasi Sungai Cisdane dan perbaikan pintu air 10 yang tak kunjung direalisasikan.

 

Mereka menuntut pemerintah pusat segera turun tangan. Pasalnya, dengan kondisi kekeringan dan jebolnya pintu aur 10 telah membuat debit air berkurang, sehingga masyarakat terancam kekurangan air bersih.

 

"Kita sudah berkali-kali bertemu di pintu air 10, sudah ganti menteri ganti presiden, tetap saja Cisadane belum diapa-apain. Ketika masyarakat butuh pemerintah, kemana pemerintahnya?" tegas Zaki saat meninjau Bendungan Pintu Air 10 berama Arief, Senin (29/7).

 

Menurut Zaki, jebolnya pintu air 10 telah berdampak pada saluran irigasi di Kabupaten Tangerang. Selain itu juga mengancam distribusi air bersih melaui PDAM Tirta Kerta Raharta ke 17 kecamatan. "Saluran irigasi sudah kering," jelasnya.

 

Dia berharap pemerintah pusat tidak hanya sekedar wacana, namun realisasi nyata. Pasalnya, desain utuk normalisasi sungai cisadane sudah ada, tinggal melaksanakan saja. Pintu air 10 juga harus direhab total karena sudah memasuki usia hampir 100 tahun.

 

"Jadi kalau tidak segera melakukan normalisasi, pecuma bicara penanganan banjir, air bersih atau ketahanan pangan, kondisinya sudah tidak memungkinkan," pungkasnya.

 

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pemerintah pusat sementara melakukan penanganan dengan karung pasir guna menutup lubang puntu air yang jebol. Jika tidak bisa diperbaiki juga, rencananya akan membuat pemancang bagian depannya. "Tapi masalahnya alat berat makan waktu, sedangkan debit air terus menurun," paparnya.

 

Sebelumnya, akibat berkurangnya debit air, PDAM berhenti produksi sejak pukul 13.00 WIB pukul 21.00 WIB, pada Selasa (28/7) kemarin. Meski sudah dibantu 3 pompa banjir dari Balai Besar hingga iar yang masuk ke intake PDAM mencapai 270 liter perdetik, namun masih kurang 150 liter per detik.

 

"Ini mengancam distribusi air ke masyarakarat, termauk Bandara Internasional Soekarni Hatta," katanya.

 

Menurut Arief, selama ini pemerintah pusat melalui Dirjen Sumberdaya air dan Balai Besar Ciliwung-Cisadane hanya melakukan pemeliharaan terhadap Pintu Air 10. Padahal yang dibutuhkan adalah rehab total.

 

"Selama ini cuma perbaiki yang rusah, tapi tidak diganti. Sekarang sudah 8 pintu yang rusak, dan 1 yang jebol. Ini memang harus segera diganti semua," pungkasnya.

WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

BANDARA
Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:40

Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill