Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com- Puluhan Ibu-Ibu di Kantor Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, mengikuti pembinaan pelatihan membatik dan menjahit pada Jumat, 24 November 2023.
Kegiatan pelatihan itu diinisiasi oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).
General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis mengatakan, pelatihan membatik menjahit ini dimaksudkan guna mendorong pengembangan dan pemberdayaan kelompok wanita, sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat.
"Bantuan ini menjadi wujud kepedulian PLN, yang nantinya dapat mendorong pengembangan dan pemberdayaan kelompok wanita," ujarnya.
Di lain sisi, Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat, selain menambah keterampilan sekaligus mengembangkan potensi produk kain batik khas Cilegon.
"Sehingga bisa membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan," katanya.
Adapun pemateri dari pelatihan menjahit dan membatik ini diisi oleh Rinara Rumah Batik, yakni salah UMKM Binaan TJSL PLN UID Banten.
Pemilik Rinara Rumah Batik, Rina Rahmayanti menuturkan, hal ini diharapkan dapat terus mengembangkan dan memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Batik Khas Cilegon, khususnya peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
"Pelatihan membatik dan menjahit ini menjadi bukti PLN dalam mengembangkan daya tarik produksi kain sutra sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat setempat," pungkasnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPolres Metro Tangerang Kota memperketat pendampingan terhadap para pelajar di wilayah hukumnya melalui optimalisasi peran Bhabinkamtibmas sebagai "Bapak Asuh".
Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews