Connect With Us

Daya Beli Stabil, BPS Klaim Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,94%

Fahrul Dwi Putra | Senin, 6 November 2023 | 20:22

Ilustrasi keuangan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Badan Pusat Statistik menyebut ekonomi Indonesia terus mengalami pertumbuhan imbas daya beli masyarakat yang cenderung masih sangat stabil.

"Daya beli masyarakat masih terlihat stabil," kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari detik.com, Senin, 06 November 2023.

Berdasarkat catatan BPS, ekonomis Indonesia pada kuartal III-2023 mengalami kenaikan pertumbuhan hingga 4,94 persen secara year on year (yoy).

Kenaikan pertumbuhan ekonomi imbas daya beli masyarakat stabil ini disebut lantaran pengendalian inflasi yang tepat, terbukti dengan indeks penjualan eceran riil menunjukkan angka pertumbuhan.

Menurut Amalaia, pertumbuhan ekonomi ini juga dipengaruhi dari respon kebijakan-kebijakan pemerintah. Misalnya, pengelolaan belanja modal pemerintah pada triwulan III-2023 hingga tumbuh 32,37 persen. Ditambah, sisi kebijakan moneter Bank Indonesia yang kekeh mempertahankan tingkat suku bunga.

"Penjualan domestik sepeda motor juga naik 11,28%, nilai transaksi uang elektronik dan kartu kredit juga tumbuh masing-masing 6,91% dan 25,75%, serta terlihat masih tumbuhnya dengan cukup tinggi kredit KPR dan KPA sebesar 12,30%," katanya.

KAB. TANGERANG
Gegara Bakar Sampah, 9 Lapak Rongsokan di Tangerang Ludes Dilalap si Jago Merah

Gegara Bakar Sampah, 9 Lapak Rongsokan di Tangerang Ludes Dilalap si Jago Merah

Rabu, 25 Februari 2026 | 23:57

Sebanyak sembilan lapak barang bekas di Jalan Raya Prancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, terbakar hebat, Rabu 25 Februari 2026, malam.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill