Connect With Us

Waspada, Tangerang Raya Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem Selama Sepekan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 8 Maret 2024 | 14:31

Ilustrasi citra satelit Indonesia mengenai potensi cuaca ekstrem. (@TangerangNews / BMKG)

TANGERANGNEWS.com-Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II memonitor perkembangan kondisi cuaca dan iklim di wilayah Provinsi Banten yang saat ini menunjukkan adanya potensi cuaca ekstrem.

Kondisi tersebut berupa peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah, termasuk di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel.

Berdasarkan data BMKG, beberapa fenomena atmosfer yang terpantau cukup signifikan dan dapat memicu peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Banten antara lain, aktifnya Madden Julian Oscillation dan gelombang Kelvin di sekitar wilayah Indonesia bagian barat turut memicu pembentukan awan hujan.

Lalu, potensi pembentukan pusat tekanan rendah di Samudra Hindia Barat Daya, selatan Jawa dan Australia bagian utara, yang dapat memicu terbentuknya pola pumpunan dan perlambatan angin di wilayah Banten.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi hujan yang memicu potensi dampak seperti gangguan aktivitas, banjir dan tanah longsor dengan kategori Siaga untuk periode 8 Maret 2024, di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian Barat.

Sementara itu, potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/angin kencang di wilayah Provinsi Banten pada periode 8-14 Maret 2024, yaitu:

 

Periode 08 Maret 2024

- Sebagian besar Kabupaten Tangerang

- Kota Tangerang

- Kota Tangerang Selatan

- Kabupaten Serang bagian Barat

- Kabupaten Lebak bagian Utara dan Selatan

- Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Selatan

 

Periode 09 – 14 Maret 2024

- Kabupaten Serang bagian Utara dan Tengah

- Kota Serang

- Kabupaten Tangerang bagian Selatan

- Kota Tangerang Selatan

- Kabupaten Pandeglang bagian Barat

- Kabupaten Lebak bagian Utara dan Tengah

 

BMKG menghimbau kepada masyarakat dan instansi terkait agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang hingga sepekan kedepan.

Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing atau rawan longsor dan banjir, agar tetap waspada terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.

Adapun dampak cuaca tersebut seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang dan berkurangnya jarak pandang.

Informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca yang lebih detail untuk potensi hujan lebat hingga level kecamatan dapat diakses lebih lengkap di apps @InfoBMKG, website https://bbmkg2.bmkg.go.id, dan media sosial @bmkgwilayah2.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill