Connect With Us

Kisah Inspiratif Srikandi PLN Hadapi Tantangan Hadirkan Layanan Listrik 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 3 Mei 2024 | 17:45

Srikandi PLN menjalankan tugas saat masa siaga lebaran 2024, atau Idulfitri 1445 Hijriah. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) memberikan kesempatan bagi para pegawai wanita, atau Srikandi PLN, untuk berperan dalam menjaga keandalan pasokan listrik dan memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. 

Srikandi tidak hanya berperan dalam pengelolaan teknis, namun juga aktif dalam memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi.

Di PLN Unit Induk Distribusi Banten (PLN UID Banten), banyak wanita yang terlibat dalam mengelola pelayanan listrik di wilayah kerjanya. 

Mereka berkomitmen untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan mampu menemukan solusi inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan.

Salah satu contoh kisah inspiratif dari para srikandi adalah Asisstant Manager Pemasaran PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Teluk Naga, Desi Ulfa.

Meski memiliki peran ganda sebagai ibu dan profesional, Desi tetap aktif dalam pekerjaannya dan tetap menyempatkan waktu untuk menjaga kesehatan.

Pada momen Idul Fitri, Desi bertugas di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, dimana ia memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan mendengarkan masukan untuk meningkatkan layanan PLN di masa mendatang.

"Sebagai srikandi PLN UP3 Teluk Naga, tentunya saya wajib menyapa, membantu dan menanyakan feedback serta masukan untuk perbaikan PLN kedepan," ujarnya Jumat, 3 Mei 2024.

Hal senada juga diungkapkan oAsisstant Manager Konstruksi PLN UP3 Banten Utara Ismadina, ia turut berperan aktif dalam memastikan kelancaran SPKLU di berbagai titik penting selama malam Idul Fitri. 

Ismadina mengaku menghadapi tantangan di lapangan saat menjalankan tugasnya, namun ia dan rekan-rekannya tetap fokus untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

"Tentunya dibalik tugas lapangan, penting bagi para srikandi memiliki dukungan yang memadai dari lingkungan, rekan kerja dan keluarga," katanya.

Sementara itu General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis mengapresiasi para Srikandi PLN UID Banten atas dedikasi dan semangat mereka dalam menjaga keandalan pasokan listrik, terutama selama bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri. 

Mukhlis menyebut para Srikandi telah menunjukkan kontribusi dengan cara yang anggun, cerdas, dan tangguh dalam menjalankan tugasnya.

"PLN yang identik dengan pegawainya laki-laki, namun kini srikandi juga diberikan hak yang sama dan mampu produktif dalam menjalankan peran dalam karir, keluarga, dan sosial," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill