Connect With Us

Berantas Kasus Anak & Wanita, Tim Srikandi Cisadane Bersiap Siaga

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 10 Maret 2018 | 17:00

Polwan pemberantas kasus anak dan wanita. (@TangerangNews.com 2018 / Achmad Irfan Fauzi)



TANGERANGNEWS.com- Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan telah mengukuhkan Tim Srikandi Cisadane sebagai bentuk upaya menekan tingginya kasus kejahatan terhadap anak dan wanita di Kota Tangerang, Sabtu (10/3/2018).

Menurut Kapolres, pembentukan Tim Srikandi Cisadane yang beranggotakan 10 Polwan, yang terdiri dari dua perwira dan delapan Bintara itu  agar bisa merespons cepat adanya gangguan terhadap anak dan perempuan.

"Kami mengambil beberapa Polwan dari Polsek yang mempunyai kemampuan dan integritas serta dari unit PPA Satuan Reskrim.  Kita adopsi kelebihan dan kekurangan untuk bersinergi  mengatasi korban perempuan anak dan wanita," ujarnya.

Oks

Kapolres menjelaskan, dengan terbentuknya Tim Srikandi Cisadane dapat menekan angka kriminalitas dan menekan tingginya kasus kekerasan guna memberikan rasa aman kepada anak dan wanita.


Apalagi, belum lama ini tindakan kriminalitas pembunuhan sekeluarga di Periuk, Kota Tangerang yang menjadi korbannya adalah perempuan dan anak. Maka, Kapolres berharap, Tim Srikandi Cisadane bisa menciptakan soliditas yang bertujuan agar kekerasan terhadap anak dan wanita berkurang sehingga kedepannya wanita Indonesia akan lebih baik lagi.

"Diharapkan Tim Srikandi Cisadane ini dedikasi aktif bersinergi dan loyal kepada Pemerintah Kota Tangerang," paparnya. (DBI)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill