Connect With Us

Gempa Berkekuatan Magnitudo 4,2 Guncang Banten Dini Hari Tadi

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 17 September 2024 | 08:58

Ilustrasi Gempa di wilayah Banten. (@TangerangNews / Istockphoto)

TANGERANGNEWS.com- Banten kembali diguncang gempa bumi pada Selasa, 17 September 2024, sekitar pukul 04.46 WIB dini hari, dengan kekuatan magnitudo 4,2. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, pusat gempa berada di wilayah Bayah, Banten. 

Menurut BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 7.22 Lintang Selatan dan 106.18 Bujur Timur, tepatnya berlokasi di laut, sekitar 33 km barat daya Bayah, Banten. 

Sementara kedalaman gempa tercatat sekitar 22 kilometer di bawah permukaan laut.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal. 

Lebih lanjut, jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, maka gempa yang terjadi di Bayah ini disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di dasar laut.

Daryono menambahkan, gempa dangkal seperti ini sering kali terjadi akibat pergeseran lempeng di sekitar wilayah Banten, yang dikenal rawan gempa karena letaknya di dekat pertemuan lempeng tektonik.

Berdasarkan laporan yang diterima BMKG, getaran gempa dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah sekitar Bayah, seperti Muarabinuangeun, Ujung Genteng, Pelabuhan Ratu, dan Surade. 

Skala intensitas gempa di wilayah-wilayah tersebut tercatat pada level III MMI (Modified Mercalli Intensity), di mana guncangan terasa di dalam rumah dan seolah-olah ada kendaraan berat yang melintas.

Meski getaran gempa terasa di beberapa wilayah, hingga tulisan ini dimuat belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau infrastruktur yang diakibatkan oleh gempa tersebut. 

"Belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

TEKNO
Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Jumat, 4 September 2026 | 22:14

Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill