Connect With Us

APBD Banten 2025 Ditetapkan Rp11,5 Triliun

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 28 November 2024 | 21:05

Rapat Paripurna Penetapan APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp11,5 Triliun, Kamis 28 November 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGRANGNEWS.com-Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025 ditetapkan mencapai Rp11,5 triliun, dalam Rapat Paripurna DPRD Provisi Banten, Kamis 28 November 2024.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, APBD Banten untuk tahun 2025 tetap berkonsentrasi pada pelayanan masyarakat.

"Bila ditambah dengan opsen dalam bentuk dana bagi hasil sebesar Rp2,8 triliun, APBD bisa mencapai sekitar Rp14 triliun," ujarnya pada saat rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang.

Sementara dalam laporan Badan Anggaran DPRD Provinsi Banten, disepakati APBD Provinsi Banten 2025 dengan pendapatan sebesar Rp11,544 triliun, belanja daerah Rp11,548 triliun, dan defisit sebesar Rp4 miliar.

Dikatakan Al Muktabar, proses penyusunan Rancangan APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025 telah diformulasikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan mengikuti alur situasi yang berkembang di masyarakat dan perkembangan dinamika politik.

Kondisi ini menyesuaikan dengan dinamika Indonesia dan Provinsi Banten.

“Kita bersyukur, kemarin Pilkada Serentak 2024 aman, terjaga, stabilitas daerah mantap,” ungkapnya.

Al Muktabar mengungkapkan, ini merupakan kesempatan terakhir baginya menandatangani persetujuan APBD Provinsi Banten dalam kapasitas sebagai Penjabat Gubernur Banten. 

Ia pun berharap Pilkada Serentak 2024 mampu menghasilkan pemimpin yang menjalankan rancangan program Pemprov Banten yang disetujui, serta rancangan lima tahun ke depan yang didedikasikan untuk kesejahteraan masyarakat Banten.

“Dalam waktu sesingkat-singkatnya akan dikonsultasikan ke Kemendagri. Struktur anggaran disusun mengikuti asas teknokratik,” jelas Al Muktabar.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

TANGSEL
Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel

Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel

Kamis, 5 Februari 2026 | 09:42

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill