Connect With Us

Dinilai Pemborosan, Pj Gubernur Banten Minta Pemda Kurangi Kegiatan Seremonial

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 13 Desember 2024 | 22:58

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menekankan kepada seluruh Pemerintah Daerah agar dalam membelanjakan anggaran APBN maupun APBD, harus benar-benar efektif dan berdampak langsung kepada masyarakat. 

Hal itu diungkap Al Muktabar usai melaksanakan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2025 di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat 13 Desember 2024.

Al Muktabar mengungkap Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan agar belanja negara harus dilakukan dengan meningkatkan efisiensi, penghematan di semua bidang serta mengurangi pemborosan.

"Saya mengajak seluruh unsur, untuk mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang bersifat seremoni. Kurangi yang bersifat terlalu banyak kajian, seminar, dan sebagainya. Sekarang saatnya adalah mengatasi masalah langsung," jelasnya.

Masih menurut Al Muktabar, saat ini Pemprov Banten sangat fokus mengejar ketahanan pangan dan energi.

Selanjutnya, pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan yang terus didorong semakin baik, serta kesehatan. 

"Apa yang menjadi program Bapak Presiden Prabowo Subianto itu sejatinya sudah kita laksanakan. Tinggal ke depan terus ditingkatkan termasuk dalam pelaksanaan penerapan sistem pemerintahan yang berbasis digital," jelasnya. 

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten Suska menambahkan, belanja transfer pemerintah pusat ke daerah pada tahun 2025 ini sebesar Rp19,14 triliun. Jumlah itu naik dibandingkan tahun lalu.

"Itu menunjukkan dukungan Pemerintah Pusat ke Pemda untuk melaksanakan program-program terus dilakukan," katanya.

Suska juga menegaskan jika pihaknya akan terus mengawal agar penyalurannya lancar dan tepat sasaran. Terpenting adalah program-program di daerah itu bisa inline dengan program Pemerintah Pusat.

"Kami terus berkoordinasi dengan Pemda dari sisi anggaran transfer maupun program yang sudah ditetapkan," pungkasnya. 

Pada Penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah Tahun 2025 itu, juga dilakukan penandatanganan pakta integritas dan penyerahan penghargaan.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 | 22:21

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill