Connect With Us

PKB Dorong Syekh Nawawi Al Bantani Asal Banten Jadi Pahlawan Nasional

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 Januari 2025 | 18:06

Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PKB M Aly Taufiq. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PKB M Aly Taufiq, mengusulkan agar Syekh Nawawi Al-Bantani ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Aly Taufiq menjelaskan ulama asal Banten ini memiliki peranan penting tidak hanya dalam pengembangan ilmu agama, namun juga juga mengajarkan cinta Tanah Air dan pentingnya membela rakyat kecil dari penindasan kolonial.

"Hal itu ditunjukkan saat Syekh Nawawi Banten memberikan pesan kepada para haji yang pulang dari Mekah untuk berjuang melawan penindasan atas eksploitasi tanah petani di Banten pada 1888," ujarnya, Kamis 23 Januari 2025.

Selain itu dikisahkan dalam sebuah buku yang berjudul ‘Sayyid Ulama Hijaz: Biografi Syaikh Nawawi al-Bantani’ yang ditulis Syamsul Munir Amin, Syekh Nawawi bersikap tegas terhadap penjajah Belanda.

Banyak dari ceramah-ceramahnya menggelorakan semangat perjuangan dan mengutuk kolonial Belanda.

"Akibatnya, pemerintah Belanda dan banyak pejabat lokal yang bekerja kepada kolonial amat membenci Syekh Nawawi. Sepak terjang Syekh Nawawi kian diawasi karena ceramahnya dianggap bisa memobilisasi massa," tambah Aly Taufiq.

Menurut Aly Taufiq, Syekh Nawawi al-Bantani yang dikenal sebagai ulama besar dan penulis banyak kitab ini telah memberikan kontribusi luar biasa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam, terutama melalui karya-karyanya yang banyak digunakan sebagai referensi di berbagai pesantren di Indonesia.

“Saya kira semua masyarakat di Indonesia akan sepakat dengan diangkatnya Syekh Nawawi al-Bantani sebagai Pahlawan Nasional, karena Syekh Nawawi adalah maha guru yang sangat luar biasa bagi ulama Nusantara," jelasnya.

Aly Taufiq menyebut beberapa murid Syekh Nawawi menjadi ulama ternama, antara lain Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Syekh Hasyim Asy’ari dan Pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan. Keduanya bahkan telah dinobatkan menjadi pahlawan nasional.

"Jadi sangat logis dan rasional jika Syekh Nawawi mendapat gelar pahlawan nasional," Kata Aly Taufiq yang juga anggota Komisi V DPRD Banten dari Dapil Tangsel.

Aly Taufiq berharap agar usulan ini dapat segera mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat dengan menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional. 

“Dengan pengangkatan Syekh Nawawi al-Bantani sebagai pahlawan nasional, diharapkan kontribusi beliau dalam membangun bangsa Indonesia dan memperkuat ajaran Islam di tanah air dapat dihargai serta dikenang oleh generasi mendatang,” ujarnya.

BANTEN
Tangani Korban Kecelakaan Lebih Cepat, Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Pusat Trauma Terpadu

Tangani Korban Kecelakaan Lebih Cepat, Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Pusat Trauma Terpadu

Kamis, 25 Juni 2026 | 13:44

Bethsaida Hospital Serang menghadirkan Advanced Trauma Center, sebuah pusat penanganan trauma terpadu yang ditujukan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas penanganan pasien cedera serta kasus kegawatdaruratan.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

HIBURAN
Gelar Workshop hingga Fashion Show, ESMOD Jakarta Bawa Karya Mahasiswa Tampil di BeautyFest Asia 2026

Gelar Workshop hingga Fashion Show, ESMOD Jakarta Bawa Karya Mahasiswa Tampil di BeautyFest Asia 2026

Kamis, 25 Juni 2026 | 12:38

Dunia fashion tidak hanya hadir lewat tren dan penampilan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pengembangan kreativitas.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill